NIB Bentuk Keberpihakan Kepada UKM

- Selasa, 22 November 2022 | 13:59 WIB

BANDUNG, jakarta.suaramerdeka.com - Pemberian Nomor Induk Berusaha (NIB) kepada pelaku usaha mikro kecil (UMK) merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menghadirkan daya saing.

Menurut Wagub Jabar, Uu Ruzhanul Ulum, ketangguhan pelaku ekonomi tersebut sebenarnya sudah cukup terbukti termasuk dalam menghadapi krisis. Hanya saja, potensi mereka tetap perlu diperkuat.

Manfaat dari NIB diharapkan bisa dioptimalkan di tengah tantangan yang tidak mudah bagi UKM seperti kehadiran waralaba yang menjangkau hingga ke tingkat desa.

"Perekonomian di desa bisa bergeser, karena franchise ini sampai ke tingkat kecamatan dan di desa, baik itu berbentuk makanan ataupun yang lainnya sehingga pemerintah harus melindungi UMKM," katanya pada Gebyar Pemberian Nomor Induk Berusaha (NIB) kepada 1.000 Pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) Perseorangan di Bandung, Selasa (22/11/2022).

Baca Juga: MenKopUKM Ingin Kurangi “Obesitas” Usaha Mikro Dengan Menerbitkan NIB

Uu menegaskan bahwa pihaknya bukan menentang kehadiran franchise yang begitu massif. Hanya saja, dia menilai bahwa kehadiran UKM memang perlu keberpihakan guna meningkatkan kapasitasnya.

Kepala DPMPTSP, Noneng Komara Nengsih menjelaskan bahwa UKM memang perlu diberdayakan mengingat perekonomian wilayah didukung kontribusi mereka lebih dari 60 persen.

Jumlahnya mencapai 7 juta unit yang sebagian besar bergerak di sektor pertanian. Hanya saja, dari angka tersebut, baru 511.000 pelaku yang sudah memperoleh NIB.

Baca Juga: Kontribusi Besar, UMKM Diminta Jangan Lupakan NIB

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

2023 Jadi Tahun Pertaruhan Indonesia

Jumat, 9 Desember 2022 | 20:00 WIB

Perluas Layanan Perbankan, Bank DKI Gaet RS Pelni

Jumat, 9 Desember 2022 | 14:55 WIB

Pemerintah Harus Mudahkan Investor Jalankan Usaha

Kamis, 8 Desember 2022 | 21:10 WIB
X