Ekonomi Digital Mampu jadi Tulang Punggung Perekonomian

- Rabu, 23 November 2022 | 19:14 WIB
Ilustrasi - Ekonomi Digital (Firmbee.com/Unsplash )
Ilustrasi - Ekonomi Digital (Firmbee.com/Unsplash )

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Ekonomi digital dinilai bisa menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia di masa depan. Apalagi, ekonomi digital sangat inklusif dan dapat diterapkan ke berbagai sektor.

"Prinsip ekonomi digital adalah bagaimana membangun ekonomi kerakyatan yang inklusif," kata pengamat ekonomi digital Heru Sutadi Rabu (23/11).

Menurutnya, saat ini 40 persen pangsa pasar ekonomi digital ASEAN berada di Indonesia. Nilai transaksi ekonomi digital Indonesia diprediksi mampu mencapai 130 miliar dolar AS pada 2025.

"Dan akan terus naik hingga 360 miliar dolar AS di 2030. Sangat mungkin di masa depan, ekonomi digital menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia," ujarnya.

Hal itu bisa jadi karena memang banyak produksi. Diperkirakan bahwa Indonesia akan menjadi negara ekonomi digital terbesar.

"Tidak hanya di Asia Tenggara dan besar di Asia. Bahkan berharap Indonesia bisa menjadi digital hub di dunia," tandasnya.

Diperlukan
Dia menambahkan, pada forum G20 pemerintah menyampaikan pada dunia, bahwa transformasi digital diperlukan. Dan hal itu harus menjadi kenyataan.

"Saat ini, sektor yang masih bertumbuh dalam ekonomi digital adalah e-commerce, keuangan, kesehatan dan pendidikan. Pertumbuhan luar biasa dari e-commerce kurang terasa manfaatnya bagi perekonomian, jika kita hanya menjadi pasarnya," tegas dia.

Namun, e-Commerce berkembang jika produknya dibuat atau dihasilkan dari dalam negeri. Kalau hanya mengimpor untuk produk e-commerce, Indonesia hanya jadi pasar.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

2023 Jadi Tahun Pertaruhan Indonesia

Jumat, 9 Desember 2022 | 20:00 WIB

Perluas Layanan Perbankan, Bank DKI Gaet RS Pelni

Jumat, 9 Desember 2022 | 14:55 WIB

Pemerintah Harus Mudahkan Investor Jalankan Usaha

Kamis, 8 Desember 2022 | 21:10 WIB
X