Kesuksesan Presidensi G20 Momentum Balik Indonesia di Kancah Internasional

- Kamis, 24 November 2022 | 22:26 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Biro KLIP Kemenko Perekonomian)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Biro KLIP Kemenko Perekonomian)

"Sehingga kondisi perekonomian tetap impresif di tengah tekanan krisis ekonomi global," ucapnya. Sementara itu, Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Yusuf Rendy Manilet menyoroti persoalan ketersediaan pangan.

Hal itu untuk ketahanan ekonomi Indonesia menghadapi tekanan ekonomi global. Menurut Yusuf, pemerintah perlu mewaspadai ancaman krisis pangan global, yang bisa berdampak pada harga pangan dalam negeri.

Waspada
Dimana pemerintah perlu tetap waspada terkait dengan kondisi ketidakpastian global. Terutama dalam konteks gejolak pangan.

"Karena ini tentu akan mempengaruhi pergerakan harga pangan dalam negeri. Langan berkait erat dengan inflasi," jelasnya.

Apalagi, saat ini harga pangan tercatat cukup tinggi dibanding tahun sebelumnya. Apabila kenaikan harga pangan terjadi maka bukan tidak mungkin inflasi juga akan ikut meningkat.

"Atau bertahan pada level yang tinggi baik di tahun ini maupun di tahun depan," tukasnya.

 

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

2023 Jadi Tahun Pertaruhan Indonesia

Jumat, 9 Desember 2022 | 20:00 WIB

Perluas Layanan Perbankan, Bank DKI Gaet RS Pelni

Jumat, 9 Desember 2022 | 14:55 WIB

Pemerintah Harus Mudahkan Investor Jalankan Usaha

Kamis, 8 Desember 2022 | 21:10 WIB
X