Pemerintah Terus Jaga Keterjangkauan Harga dan Pasokan Pangan Pokok

- Jumat, 25 November 2022 | 20:15 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam jumpa pers di Pasar Flamboyan, Kota Pontianak. (Dok.)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam jumpa pers di Pasar Flamboyan, Kota Pontianak. (Dok.)

PONTIANAK, suaramerdeka-jakarta.com - Pemerintah terus berupaya menjaga keterjangkauan harga serta ketersediaan pasokan pangan pokok. Hal itu untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan permintaan.

"Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan melakukan pemantauan langsung terhadap perkembangan harga dan pasokan komoditas pangan pokok, termasuk di pasar-pasar tradisional," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Pasar Flamboyan, Kota Pontianak, Jumat (25/11). 

Hal itu dilakukannya saat melakukan pemantauan langsung tingkat harga dan ketersediaan pasokan sejumlah komoditas pangan pokok. Dimana pemantauan itu dalam rangkaian kunjungan kerja ke Pontianak terkait Pertemuan Tingkat Menteri dalam forum BIMP-EAGA dan Rapat Koordinasi Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP) - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

“Saya didampingi oleh Pak Wagub dan Pak Walikota serta dari Bank Mandiri, Bank Kalbar, BSI, BNI, dan satu lagi BRI. Tujuan kunjungan ke pasar ini karena kita akan mengadakan rapat dengan TPIP dan TPID, terutama untuk wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua,” ujarnya.

Airlangga juga melakukan dialog bersama sejumlah pedagang. Hal itu guna mengetahui seputar harga dan pasokan komoditas yang dimiliki.

Terungkap dalam dialog tersebut, harga sejumlah komoditas mulai dari bawang merah, bawang putih, beras, minyak goreng dan ayam hingga telur di Pasar Flamboyan masih cukup stabil. Selain itu, menurut penuturan sejumlah pedagang, pasokan komoditas tersebut juga dinilai masih mencukupi.

Pasar Induk
Pasar Flamboyan merupakan salah satu pasar induk di Kota Pontianak yang telah berdiri sejak tahun 1989. Pasar yang dibangun pada lahan seluas 17.133 meter persegi tersebut memiliki kapasitas pedagang sebanyak 53 ruko, 203 kios, dan 1.563 los.

Beragamnya pilihan pedagang tersebut menjadikan Pasar Flamboyan sebagai salah satu pasar tradisional tujuan utama masyarakat Pontianak.

“Tentu kita melihat bahwa Kalbar relatif baik inflasinya meskipun sedikit diatas nasional. Kalbar ini kira-kira 6 persen. Jadi kita berharap nanti bisa terus diturunkan dengan ketersediaan pasokan yang aman dan harga yang terjangkau,” tandasnya.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Industri Event Miliki Potensi yang Sangat Besar

Sabtu, 28 Januari 2023 | 10:45 WIB

Erick Thohir: BUMN Terus Dorong UMKM Naik Kelas

Kamis, 26 Januari 2023 | 15:38 WIB
X