Economic and Capital Market Outlook 2023: Ekonomi Dunia Sedang Tidak Baik-baik Saja

- Kamis, 8 Desember 2022 | 16:07 WIB
Haryajid Ramelan, Ketua Pelaksana Economic and Market Outlook Capital 2023, menyatakan bahwa potensi resesi global akan menjadi ancaman bagi ekonomi dan pasar modal Indonesia (Foto: Dok Economic and Market Outlook Capital 2023, )
Haryajid Ramelan, Ketua Pelaksana Economic and Market Outlook Capital 2023, menyatakan bahwa potensi resesi global akan menjadi ancaman bagi ekonomi dan pasar modal Indonesia (Foto: Dok Economic and Market Outlook Capital 2023, )

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com-Tahun depan,  para ekonom global memprediksi perekonomian dunia terancam alami krisis, bahkan dapat  menuju resesi.

Kebijakan suku bunga tinggi di bebagai negara maju, khususnya Amerika Serikat, angka pengangguran yang akan naik, pertumbuhan ekonomi yang minim, krisis pangan, energi dan perang, akan menjadi pemicu semua itu.

“Ekonomi dunia sedang tidak baik-baik saja,” sindir Prof Bambang Brojonegoro saat memberikan kata sambutan pada acara CSA Awards 2022 pada 27 Oktober 2022 lalu.

Menyikapi kondisi demikian, Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI)  dan CSA Community  didukung Perkumpulan Profesional Pasar Modal Indonesia (PROPAMI) mencoba mengajak para stakeholder dan pelaku pasar modal yang terdiri dari, professional, investor, expert, para manajerial perusahaan publik dan komunitas yang peduli pasar modal untuk mengulas dan mencari solusi atas kondisi perekonomian global dan lokal pada 2023.

Baca Juga: Tingkatkan Pertumbuhan Nasabah Prioritas, Bank Muamalat Buka Priority Center di Buaran

Maka dibentuklah panitia pelaksanaan seminar Economic and Market Outlook Capital 2023.

Haryajid Ramelan, Ketua Pelaksana Economic and Market Outlook Capital 2023, menyatakan bahwa potensi resesi global akan menjadi ancaman bagi ekonomi dan pasar modal Indonesia.

"Karenanya seminar ini dilaksanakan dalam upaya mencari solusi dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi dan dunia pasar modal nasional, Diharapkan dalam seminar ini dapat diperoleh rangkuman, analisa, gambaran kondisi industri, perekonomian dan pasar modal global  serta dampaknya terhadap ekonomi dan pasar modal nasional di tahun 2023" kata Haryajid pada kamis (8/12).

Seminar kali ini, rencananya akan dihadiri Menteri Kordinator Perekonomian RI, Bapak Airlangga Hartarto  yang akan memberikan Keynote Speech berupa oleh-oleh G20 di Bali.

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Erick Thohir: BUMN Terus Dorong UMKM Naik Kelas

Kamis, 26 Januari 2023 | 15:38 WIB

Obaja Tour Buka Cabang Baru

Rabu, 25 Januari 2023 | 13:36 WIB

SHAFIQ Naikkan Target Pendanaan Tahun ini

Selasa, 24 Januari 2023 | 19:48 WIB

10 Capaian Prestasi BRI di 2022 & Strategi Hadapi 2023

Selasa, 24 Januari 2023 | 19:25 WIB
X