Begini Cara Membedakan Panic Attack dan Heart Attack, Kenali Gejala-gejalanya

- Jumat, 24 September 2021 | 10:13 WIB
Ilustrasi panic attack. (Foto: Facebook Siloam Hospitals)
Ilustrasi panic attack. (Foto: Facebook Siloam Hospitals)

DEPOK, suaramerdeka.com- Serangan rasa panik yang berlebihan (panic attack) dan serangan jantung (heart attack) memiliki gejala yang serupa namun tak sama yaitu meningkatnya nyeri dada.

Hanya saja pada serangan jantung yang khas, timbul rasa nyeri di areal dada yang cenderung terasa seperti ditekan beban berat, timbul saat aktivitas, lalu menyebar hingga rahang, leher atau bahu dengan keringat dingin yang mengiringi sejumlah gejala tersebut.

"Sementara timbulnya serangan panik, nyeri di dada dirasakan cenderung seperti ditusuk yang dapat dilokalisir, muncul secara tiba-tiba, bahkan dapat muncul saat istirahat atau tidur, akibat stress atau rasa cemas ekstrim, disertai perasaan takut mati atau takut hilang kendali" tutur dr. I Gusti Ayu Ratna Dewi mengawali edukasi bincang sehat melalui secara virtual yang diselenggarakan oleh manajemen Siloam Hospitals Jantung Diagram, Kamis, 23 September 2021.

Baca Juga: Ini Tanggapan Warga atas Kegaduhan Penghuni Komplek dengan Sekuriti di Permata Buana

Pada edukasi bertajuk "Panic Attack vs Heart Attack: How to Know Them Apart" itu, dr. I Gusti Ayu Ratna Dewi mengatakan, oleh karena itu perlu diingat bahwa timbulnya nyeri dada tidak selalu merupakan gejala serangan jantung.

Terutama jika Anda berusia muda dan terbebas dari berbagai faktor risiko penyakit jantung setelah melalui berbagai pemeriksaan, dijabarkan oleh dokter Ratna, yang kesehariannya bertugas di Siloam Hospitals Jantung Diagram.

Serangan panik umumnya tidak berbahaya namun dapat mengganggu aktivitas jika berulang terus menerus.

Hal utama yang dapat dilakukan penderita pada saat terjadi serangan panik yaitu berusaha mengenali keadaan serangan panik, menenangkan diri melalui pengaturan napas, dan mencoba fokus dengan keadaan sekitar (grounding).

Baca Juga: Menjaga Persatuan dan Sportivitas di PON Papua

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Tiga Langkah Cegah Defisiensi Vitamin D

Kamis, 13 Januari 2022 | 14:30 WIB

Bagaimana Melepaskan Emosi Dengan Baik dan Laras?

Kamis, 13 Januari 2022 | 07:23 WIB

Ini Rekomendasi Madu Murni Pilihan Para Ibu

Senin, 3 Januari 2022 | 14:03 WIB

Eusie Cosmetics Terus Menjaga Komitmen

Jumat, 31 Desember 2021 | 13:15 WIB

Bleaching Gigi Aman Dilakukan di Rumah

Jumat, 17 Desember 2021 | 22:06 WIB
X