Bleaching Gigi Aman Dilakukan di Rumah

- Jumat, 17 Desember 2021 | 22:06 WIB

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Tren memutihkan gigi dengan metode bleaching belakangan ini menjadi tren. Bedanya, jika dulu bleaching harus dilakukan dengan pergi ke dokter gigi, kini berkembang teknologi yang memungkinkan kita melakukan tooth bleaching di mana pun dan kapan pun.

Teknologi ini juga sering disebut phonebleaching, yang awalnya booming di Amerika Serikat dan Eropa. Istilah itu dipakai karena alat yang digunakan untuk membersihkan gigi adalah ponsel atau baterai guna menyalakan device yang disebut LED mouthpiece.

Konsepnya yang menarik, maka tak heran jika kemudian permintaan terhadap produk tooth bleaching meningkat. Namun kemudian timbul pertanyakan, apakah proses pemutihan gigi ini aman bagi kesehatan?

Dokter Gigi Eka Yudi dari Indraprastha Dental Care memberi penjelasan. Menurutnya, home tooth bleaching pada dasarnya perawatan yang membantu pasien mendapatkan gigi putih tanpa perlu ke dokter. Perawatan ini aman, dengan catatan semua petunjuk penggunaannya dipatuhi, agar pasien bisa mendapatkan hasil maksimal yang hampir mirip dengan proses bleaching jika ia pergi ke dokter.

“Proses bleaching tidak akan membuat gigi keropos, bahkan bisa membantu pasien mendapatkan gigi bersih putih,” ujarnya.

Dia menjelaskan, gigi manusia memiliki pori-pori kecil yang disebut tubulus dentin. Jika pasien gemar mengonsumsi minuman berwarna gelap seperti kopi, teh atau cola, maka warna itu lama-lama terserap dan menutupi pori.

Fungsi bleaching adalah untuk menyerap noda yang menempel selama bertahun-tahun di gigi. Sehingga noda yang tadinya menutupi pori dan permukaan gigi, akan terserap gel bleaching sehingga mengembalikan warna putih gigi seperti semula.

Meski demikian, diirinya mengingatkan jika bleaching gigi bisa menyebabkan tingkat sensitifitas bertambah. Untuk itu, setelah bleaching pasien disarankan menahan diri mengonsumsi minuman terlalu panas atau dingin, karena kondisi giginya sedang sensitif.

“Tapi ini hanya sementara, nanti akan normal kembali. Solusinya bisa dibantu toothpaste khusus gigi sensitif,” jelasnya.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Terkini

Zegavit Jawab Kebutuhan Akan Mikronutrisi

Kamis, 28 April 2022 | 11:42 WIB

Habbats Latte, Cara Baru Menikmati Habbatussauda

Kamis, 28 April 2022 | 07:27 WIB

Obati Sakit Mag Dengan Menyenangkan

Jumat, 22 April 2022 | 10:52 WIB

Jaga Imunitas Anak dengan Asupan Vitamin C

Rabu, 6 April 2022 | 07:44 WIB
X