Resmikan Schneider Living Space, Schneider Hadirkan Pengalaman Miliki Hunian yang Smart & Sustainable

- Kamis, 24 Maret 2022 | 21:23 WIB

Jakarta, suaramerdeka-jakarta.com –Schneider Electric, hari ini, meresmikan Schneider Living Space, sebuah experience center yang menghadirkan pengalaman nyata memiliki konsep hunian yang smart dan sustainable. Berlokasi di Kembangan, Jakarta Barat, Schneider Living Space merupakan hasil kolaborasi Schneider Electric bersama dengan Trinity Solusi Powerindo, perusahaan Smarthome Solution Specialist.

Pada kesempatan tersebut, Schneider Electric menggelar talkshow “Smart & Sustainable Living
Wujudkan Kualitas Hidup yang Lebih Baik” yang menghadirkan pembicara antara lain M. Farhan Lucky, Distribution Channel & Residential VP Schneider Electric Indonesia; Handy Aman, Principal Consultant Trinity Solusi Powerindo; Bramasta Putra Redyantanu, ST, MT, IAI, pengajar & arsitek RETDESIGN dan Mima Anisakusuma, Owner @Homuliving.

Bramasta Putra Redyantanu, ST, MT, IAI, pengajar & arsitek RETDESIGN mengatakan, pemanfaatan
teknologi digital di sektor properti mulai dari gedung komersial, apartemen hingga perumahan terus meningkat dan tidak sedikit pengembang properti yang menawarkan konsep smart living sebagai nilai jual.

Akses dan kualitas jaringan internet yang semakin baik, ketersediaan produk rumah tangga yang sudah dilengkapi dengan Internet of Things dan konsumen yang terampil dalam penggunaan tekonologi menjadi pendorong meningkatnya minat konsumen terhadap konsep hunian pintar. Mengutip studi yang dirilis oleh Statista, diperkirakan pendapatan pasar smart home di Indonesia dapat mencapai hingga USD 695,5 juta di tahun 2025. Potensi pasar yang besar ini perlu dibarengi dengan mempersiapkan para arsitek dan kontraktor kita dengan pengetahuan dan keahlian terkait arsitektur smart home.”

M. Farhan Lucky, Distribution Channel & Residential VP Schneider Electric Indonesia & Timor Leste mengatakan, “Hal terpenting dalam membangun konsep hunian pintar adalah bagaimana hunian tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup penghuninya serta berdampak positif terhadap lingkungan. Hal ini mengingat 34% emisi karbon dunia dihasilkan dari sektor residensial. Dengan teknologi digital, kita dapat membuat rumah kita bekerja lebih cerdas, sangat efisien, dan mandiri, memenuhi kebutuhan energi mereka sendiri, dan mengelola penggunaan energi dan biaya operasional secara efisien. Di Schneider kami menyebutnya sustainable smart home of the future.

Kehadiran Schneider Living Space diharapkan akan dapat menjadi pusat percontohan dan edukasi bagi pelaku industri properti dan konsumen akhir terkait konsep smart & sustainable living. Tidak hanya itu, pengunjung juga dapat melihat konsep smart living masa depan yang terintegrasi dengan EV charging, dimana ke depannya akan menjadi kebutuhan dengan semakin berkembangnya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.”

Schneider Living Space terdiri dari area safety & sustainable solution, area smart living solution, dan area connected room solution dimana di dalamnya para pengunjung dapat mencoba secara langsung solusi smart living dari Schneider Electric. Konsultan dari Trinity Solusi Powerindo juga siap memberikan konsultasi terkait perencanaan dan instalasi sistem smart living yang tepat dan efisien.

Handy Aman, Principal Consultant Trinity Solusi Powerindo menambahkan, “Selain sebagai experience center, Schneider Living Space juga dilengkapi dengan fasilitas coworking space, yang dapat menjadi tempat berkumpul para arsitek dan pelaku properti untuk saling berbagi dan bertukar ilmu terkait trend terbaru di sektor properti. Konsultan profesional kami memiliki pengalaman dan telah mendapatkan pelatihan dalam penerapan sistem smart living. Dan kami ingin membagikan pengetahuan ini kepada para mitra arsitek dan kontraktor.”

Menurut Handy Aman, faktor penting yang dalam membuat perencanaan dan instalasi sistem smart living. Pertama, bagaimana teknologi smart living yang digunakan dapat mengakomodir kebutuhan pemilik hunian dalam meningkatkan kualitas hidupnya. Kedua, spesifikasi beban artinya sistem smart living yang digunakan harus disesuaikan dengan spesifikasi teknis dari beban-beban listrik di rumah. 

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

SipEasy Coffee Tawarkan Sensasi Baru Menikmati Kopi

Rabu, 30 November 2022 | 19:31 WIB

Tokopedia Bagikan Tips Berkendara Aman Saat Musim Hujan

Selasa, 29 November 2022 | 12:37 WIB
X