Wujudkan Ruang Digital yang Toleran Bersama 10 Konten Kreator

- Minggu, 3 April 2022 | 17:51 WIB
Direktur Wahid Foundation, Yenny Wahid saat Peluncuran Kampanye Salam Forum di Djakarta Theater, Jakarta pada Jumat, 1 April 2022 (SM/Dok)
Direktur Wahid Foundation, Yenny Wahid saat Peluncuran Kampanye Salam Forum di Djakarta Theater, Jakarta pada Jumat, 1 April 2022 (SM/Dok)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Terbukanya akses ruang digital bagi setiap orang menghadirkan berbagai tantangan termasuk penyebaran narasi intoleransi dan ekstremisme kekerasan.

Oleh karena itu, Wahid Foundation sebagai organisasi masyarakat sipil berusaha melakukan upaya kontra narasi dengan menggagas langkah konkret dalam menyebarkan toleransi dan perdamaian dengan menonjolkan praktik-praktik baik di masyarakat.

Kampanye yang bernama Salam Forum ini dilakukan bersama dengan 10 konten kreator dari kalangan tokoh, agama, media moderat dan aktivis perempuan.

"Nantinya, video hasil kolaborasi dengan sepuluh konten kreator ini akan dapat di akses melalui kanal youtube oleh masyarakat di seluruh Indonesia," ujar Direktur Wahid Foundation, Yenny Wahid.

Salam Forum merupakan kampanye hasil kerja sama Wahid Foundation, Google/YouTube, dan UNDP Bangkok Regional Hub dalam melindungi masyarakat khususnya anak muda di Indonesia dari konten berbahaya.

Kerja sama ini berupaya untuk membangun kapasitas cendekiawan Islam moderat guna menghasilkan dan menyebarkan pesan damai untuk melawan intoleransi dan ekstremisme kekerasan secara online yang akhirnya dapat membangun kesadaran masyarakat akan penting nya toleransi di tengah perbedaan suku, ras, agama dan kepercayaan di Indonesia.

"Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung peningkatan kemampuan para creators dalam menyebarkan pesan-pesan damai di ruang digital, kami menyediakan program fellowship berbentuk mentoring dan pendanaan awal dalam produksi video kampanye untuk perdamaian," terangnya.

Sebetulnya, berbagai upaya kontra narasi telah dilakukan oleh pemerintah maupun masyarakat sipil untuk meredam sirkulasi pesan-pesan intoleransi dan ekstremisme kekerasan di ruang digital.

Salah satunya adalah melalui kolaborasi berbagai pihak sentral termasuk tokoh agama dan media dalam menyebarkan kontra dan alternatif narasi di ruang digital.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Umi Kalsum; Si Penunggang Kuda dan......

Rabu, 22 Juni 2022 | 10:21 WIB

United Bike Rilis Sepeda Edisi Khusus G20

Minggu, 12 Juni 2022 | 10:33 WIB

Berhalal bi Halal sambil Bersepeda

Jumat, 20 Mei 2022 | 13:52 WIB
X