Atasi Mual Karena Minum Susu dengan Susu UHT Bebas Laktosa dari Cimory

- Kamis, 14 April 2022 | 20:53 WIB
Susu UHT Bebas Laktosa dari Cimory. (Dokumentasi)
Susu UHT Bebas Laktosa dari Cimory. (Dokumentasi)


JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com, Semula, Sari (37) menganggap minum susu sebagai rutinitas tak menyenangkan. Rasa enek dan bau susu yang khas kerap membuatnya mual. Apalagi, sejak kecil ia sering 'dicekoki' susu saat pagi hari dan membuatnya mual sepanjang perjalanan ke sekolah.

Memori buruk sejak masa kecil itu membuat ibu tiga anak ini malas minum susu. Padahal, ia juga menyadari susu mempunyai nilai gizi yang baik bagi tubuh. "Saya kayanya emang enggak bisa minum susu, pasti mual," ujarnya saat berbincang dengan Suara Merdeka, beberapa waktu lalu.

Namun, Sari berusaha untuk tetap mengonsumsi gizi baik susu sapi melalui produk-produk susu yang khusus bagi penderita intoleransi laktosa. Apalagi, saat ini beberapa merek ternama sudah merilis produk susu khusus untuk intoleransi laktosa.

Nyatanya, intoleransi laktosa sebenarnya bukan alergi susu. Keduanya memiliki gejala yang sama, namun kondisinya sama sekali berbeda. dr. Adam Prabata menyebutkan intoleransi laktosa adalah masalah pencernaan sedangkan alergi susu melibatkan sistem kekebalan tubuh.

"Sementara intoleransi laktosa dapat menyebabkan banyak ketidaknyamanan, itu tidak akan menghasilkan reaksi yang mengancam jiwa sebagaimana yang mungkin dihasilkan oleh alergi,” jelasnya.

Baca Juga: Aplikasi Pemirsa Budiman Diharapkan Bisa Distribusikan 1 Juta Liter Minyak Goreng Curah

Lebih lanjut, jelas dia, tubuh menggunakan enzim alami yang disebut laktase untuk mengubah laktosa pada produk susu dan olahannya, menjadi glukosa dan galaktosa agar kemudian bisa diserap dan digunakan sebagai sumber energi.

Nah, pada penderita intoleransi laktosa, tubuh tidak menghasilkan enzim laktase dalam jumlah yang cukup. Akibatnya, laktosa yang tidak tercerna, masuk ke usus besar dan terfermentasi oleh bakteri. Hal inilah yang menimbulkan keluhan seperti perut kembung, kram perut, mual, diare dan sering buang angin.

Sementara alergi susu terjadi akibat reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap protein yang terdapat pada susu. Bukan hanya gangguan saluran pencernaan, alergi susu juga dapat menimbulkan reaksi atau gejala lainnya, seperti ruam kemerahan yang terasa gatal dan sesak napas.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Genetika dan Kebiasaan, Faktor Utama Penyebab Myopia

Rabu, 16 November 2022 | 21:44 WIB

Ade Rai Ajak Karyawan Bank Muamalat Hidup Sehat

Selasa, 15 November 2022 | 15:30 WIB

PDUI Sikapi Perkembangan Sistem Kesehatan Nasional

Minggu, 13 November 2022 | 00:15 WIB
X