Sejauh Mana Kualitas Terbaik Vape yang Diinginkan Konsumen?

- Kamis, 1 September 2022 | 19:41 WIB
Ilustrasi Vape (Dok: Unsplash)
Ilustrasi Vape (Dok: Unsplash)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Sudah hampir bisa diketahui umum, perokok elektrik sebagian besar menginginkan sesuatu atau sensasi yang berbeda dari merokok konvensional. Dengan dalih rokok elektrik lebih aman dibanding rokok tembakau, tentu konsumen menginginkan kualitas yang jelas dan tentu yang terbaik yang bisa ditawarkan industri ini.

“Fenomena rokok elektrik sebenarnya membantu orang banyak untuk beralih bahkan berhenti menghisap rokok tembakau. Namun secara bersamaan, konsumen rokok elektrik juga “menuntut” kualitas yang sepadan dengan risiko telah meninggalkan rokok konvensional tersebut, termasuk bagi yang hanya sekadar coba-coba sekalipun,” menurut Hokkop, ketua KONVO pada hari Rabu, 31 Agustus 2022.

Dengan kata lain, para vapers sekarang ini sudah semakin pintar dan teliti dalam memilih dan mengkonsumsi rokok elektriknya. Lantas kualitas seperti apa sih yang diinginkan para konsumen dari produk ini?

Baca Juga: Menko Luhut Berkunjung ke UMKM Binaan Pesantren di Banyuwangi

“Yang pertama tentu dari device, sekarang sudah banyak pilihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Kita semua tahu ada dua tipe vape yakni open dan closed system, meski begitu seluruh produsen device wajib menggunakan mesin dengan kualitas yang baik dan sesuai demi keamanan konsumen. Bahkan device dengan standar yang jelas akan menarik perhatian konsumen lebih lagi,” jelas Hokkop.

Unsur rokok elektrik bukan hanya devicenya saja, ada juga cairan elektrik atau e-liquid yang tidak dapat dipisahkan bahkan menjadi perhatian khusus bagi para penikmatnya. Kandungan yang terdapat pada e-liquid ini sebenarnya secara garis besar sama, yang membedakan adalah kadar nikotin serta pilihan rasa.

Pilihan rasa vape sendiri sangat beragam. Ada yang creamy, buah-buahan, mint, kopi bahkan rasa susu. Biasanya, orang-orang tidak merasa terganggu dengan aroma vape tersebut, berbeda dengan aroma asap rokok yang kebanyakan mengganggu orang sekitar.

Baca Juga: PPI dan Razeedland Agrotech Brunei Jajaki Kerja Sama Ekspor dan Impor

Menurut Hokkop, bagi banyak orang pula, rokok elektrik adalah jalan keluar bagi mereka untuk quit smoking alias berhenti dari rokok konvensional. Mungkin pertama kali masih agak susah untuk tidak memasukan e-liquid berunsur nikotin ke dalam vape-nya.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Sumber: Pers Rilis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Potensi Besar Pasar Skincare Lokal Ramah Lingkungan

Rabu, 1 Februari 2023 | 14:39 WIB

Beragam Manfaat Teh Hijau Untuk Kesehatan

Minggu, 29 Januari 2023 | 17:45 WIB

Makanan Dengan Sumber Protein yang Tinggi

Minggu, 29 Januari 2023 | 16:20 WIB

Cara Gampang Atasi Susah Buang Air Besar

Jumat, 27 Januari 2023 | 16:52 WIB

Pecinta Vario Se-Indonesia Ngumpul di Tangerang

Jumat, 27 Januari 2023 | 14:40 WIB
X