Gigi Rapi Tanpa Behel bersama Klar Aligner

- Kamis, 15 September 2022 | 14:46 WIB
Dokumentasi (Dokumentasi)
Dokumentasi (Dokumentasi)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com, Senyum sempurna dengan susunan gigi yang rapi belum menjadi prioritas bagi sebagian besar orang Indonesia. Beberapa kasus maloklusi (posisi atau susunan gigi dan rahang yang tidak normal) ringan kerap diabaikan karena dianggap tidak terlihat secara kasat mata. Padahal selain menimbulkan gangguan bicara, maloklusi bisa berdampak pada kesehatan seseorang.


Karena itu, Klar Smile, perusahaan yang bergerak di bidang perawatan oral wellness menghadirkan inovasi terbarunya yaitu Klar Aligner. Aligner ini transparan dan tidak mengganggu penampilan dan praktis sebagai solusi merapikan susunan gigi tanpa behel yang dibuat dengan teknologi canggih. Aligner ini hadir secara khusus dengan mengedepankan tingkat keberhasilan perawatan dan kenyamanan pasien serta dikerjakan oleh dokter gigi spesialis ortodonti yang berpengalaman.

Co-founder dan Chief Orthohontist Klar Smile Drg. Stephanie Adelia Susanto menjelaskan 4 dari 5 orang di Indonesia mengalami masalah gigi tidak rapi (maloklusi). Walaupun demikian, gigi tidak rapi masih sering diabaikan karena masyarakat Indonesia belum terlalu memahami dampak buruk yang bisa muncul dari gigi tidak rapi.

"Bagi kesehatan gigi dan mulut sendiri, riset membuktikan gigi tidak rapi dapat meningkatkan resiko gigi berlubang secara signifikan dikarenakan plak gigi yang lebih mudah menempel dan lebih sulit untuk dibersihkan. Selain itu, gigi yang tidak rapi akan menyebabkan beban pengunyahan menjadi tidak seimbang, yang berakibat gigi menjadi lebih mudah pecah dan meningkatkan resiko ompong,” paparnya beberapa waktu lalu.

Menurutnya, bagi kesehatan secara keseluruhan, gigi yang tidak rapi akan membuat proses pengunyahan terganggu, yang kemudian akan berdampak negatif terhadap asupan gizi. Selain itu, proses pengunyahan yang tidak optimal akan berdampak pada saluran pencernaan terutama lambung dan usus yang bekerja terlalu berat.

"Selain gizi dan saluran pencernaan, riset juga membuktikan bahwa proses pengunyahan dapat menghasilkan sejumlah besar informasi sensorik pada otak, dan menjaga fungsi belajar dan mengingat sehingga jika disfungsi mastikasi ini dibiarkan, bisa berpotensi mengakibatkan penurunan kemampuan kognitif seseorang”, tambahnya.

Baca Juga: Berbagi Masa Depan Lewat Festival Tahunan Bintaro Design District

Selain berpengaruh pada kesehatan, orang dengan gigi tidak rapi sering merasa kurang percaya diri terhadap penampilan mereka sehingga aktivitas normal seperti tertawa di depan umum, bertemu dengan teman-teman dan membangun hubungan personal terbatasi. Tak dapat dipungkiri, rasa nyaman terhadap kondisi fisik turut mempengaruhi kepercayaan diri seseorang, termasuk estetika gigi yang memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap daya tarik wajah dimana lawan bicara pertama kali akan memperhatikan mata dan senyuman pembicara.

Bahkan menurut penelitian, dampak dari kondisi kesehatan gigi dan mulut pada kepuasan seseorang dengan penampilan mereka dapat mengakibatkan rasa malu di dalam lingkungan sosial dan penurunan psikososial . Teknologi aligner transparan hadir sebagai salah satu solusi merapikan gigi yang lebih estetik, nyaman, tidak mengganggu kesehatan sehari-hari dan juga efektif.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Kemasan yang Tidak Mengandung BPA Belum Tentu Aman

Minggu, 5 Februari 2023 | 16:57 WIB

Cara Gampang Atasi Demam Tanpa Minum Obat

Kamis, 2 Februari 2023 | 16:09 WIB

Beragam Manfaat Teh Hijau Untuk Kesehatan

Minggu, 29 Januari 2023 | 17:45 WIB

Makanan Dengan Sumber Protein yang Tinggi

Minggu, 29 Januari 2023 | 16:20 WIB

Cara Gampang Atasi Susah Buang Air Besar

Jumat, 27 Januari 2023 | 16:52 WIB

Cara Menjaga Kesehatan Tubuh

Kamis, 26 Januari 2023 | 18:00 WIB
X