Milenial dan Gen Z Indonesia Pilih Produk Karena Ramah Lingkungan

- Minggu, 18 September 2022 | 09:04 WIB
Dokumentasi (Kartika SM)
Dokumentasi (Kartika SM)



JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com, Tren gaya hidup berkelanjutan semakin berkembang di Indonesia terutama di kalangan milenial dan generasi Z. Sejumlah studi menunjukkan adanya peningkatan kesadaran akan isu lingkungan yang tercermin dari bagaimana mereka mempertimbangkan dampak dari produk atau layanan yang akan mereka beli terhadap lingkungan.

Hal ini tercermin dalam diskusi yang digelar pada ajang Playfest 2022 bertema Reactivate Your Sense. Jajak pendapat yang dilakukan oleh penyelenggara acara pun menyatakan bahwa pelaku usaha atau brand ramah lingkungan lebih disukai oleh Gen Z dan milenial, yang tercermin dari jawaban 89,7% responden yang mengakui nilai tersebut sebagai kriteria penting dalam memilih suatu produk atau layanan.

Pada jajak pendapat tersebut, 98,9% partisipan menyatakan bahwa mereka mulai menyadari pentingnya untuk memilih, membeli, dan mengkonsumsi produk-produk yang diolah secara berkelanjutan, 96,7% dari mereka juga mempertimbangkan untuk memilih membeli produk dari produsen yang telah melakukan berbagai inisiatif keberlanjutan dibandingkan perusahaan yang belum memperhatikan faktor keberlanjutan dalam operasional bisnisnya.

Lalu, 91,6% bahkan melakukan riset terlebih dulu sebelum membeli suatu produk, tak hanya itu, 89,4% dari partisipan juga mengaku bahwa mereka sudah menerapkan gaya hidup #BijakBerplastik.

Dalam studi “Who Cares, Who Does” yang dilakukan oleh Kantar di 2020, jumlah konsumen yang lebih peduli terhadap produk yang ramah lingkungan di Indonesia telah meningkat sebesar 112% dari 2019 ke 2020. Selain itu, lebih dari 50% konsumen Indonesia mengaku lebih terdorong untuk memberikan aksi nyata, dan sekitar 20% konsumen Indonesia berupaya untuk mengurangi sampah.

Baca Juga: Awal Mula MAH Pemuda Madiun Keterkaitan Dengan Peretas Bjorka

Survei terbaru yang dilakukan Kantar pada 2021 terhadap lebih dari 9.000 orang dari Asia Pasifik, termasuk Indonesia, yang berusia di atas 18 tahun mengungkapkan bahwa 58% partisipan mengaku bersedia untuk menginvestasikan waktu dan biaya untuk mendukung perusahaan yang berbuat baik terhadap sesama dan lingkungan. Kemudian, 53% menyatakan sudah berhenti membeli produk/layanan yang memiliki dampak buruk/negatif pada lingkungan dan masyarakat.

Senior Brand Manager Danone-AQUA Flora Tobing menjelaskan data tersebut menunjukkan bahwa generasi muda Indonesia siap melakukan aksi nyata untuk memberikan kontribusi pada lingkungan dengan cara menggunakan produk/layanan yang lebih ramah lingkungan. Mereka membutuhkan dukungan dari pelaku usaha atau brand untuk menyediakan produk/layanan tersebut.

"Sebagai perusahaan yang senantiasa mendukung gaya hidup berkelanjutan, Danone-AQUA berkomitmen untuk membuat 100% kemasan plastiknya dapat digunakan kembali, dapat didaur ulang atau dapat dikomposkan, serta menggunakan hingga 50% material daur ulang pada tahun 2025," bebernya di ajang Playfest, Jakarta, 17 September 2022.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Faber-Castell Gelar "Colour to Life Competition 2022"

Senin, 21 November 2022 | 21:47 WIB

KAJI Apresiasi Jababeka Wujudkan Sakura Matsuri

Sabtu, 5 November 2022 | 21:09 WIB

Asix nya One Family,Tema Hari Jadi ke 6 Tosca

Senin, 31 Oktober 2022 | 16:19 WIB
X