PDUI Sikapi Perkembangan Sistem Kesehatan Nasional

- Minggu, 13 November 2022 | 00:15 WIB
(Dari kiri)  Dr Iswanto (ketua bidang organisasi), Dr Ardiansyah Bahar (Sekjen PP PDUI), Dr Abraham Patarai MKes (Ketua Umum PP PDUI), Dr Nurhadji, Dr Masrifan Djamil (SuaraMerdeka/Iqbal)
(Dari kiri) Dr Iswanto (ketua bidang organisasi), Dr Ardiansyah Bahar (Sekjen PP PDUI), Dr Abraham Patarai MKes (Ketua Umum PP PDUI), Dr Nurhadji, Dr Masrifan Djamil (SuaraMerdeka/Iqbal)

JAKARTA- Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) menyelenggarakan Kongres Nasional (Konas) IV di Hotel Sheraton Gandaria City, Jakarta, 11-13 November 2022.

Dalam kegiatan tersebut, PDUI menyikapi kondisi dan perkembangan Sistem Kesehatan Nasional (SKN) dan aplikasinya di lapangan. 

Menurut Ketua Umum Pengurus Pusat PDUI Dr. Abraham Andi Padlan Patarai, M.Kes, masih banyak fakta yang menunjukkan lemahnya pencapaian Sistem Kesehatan Nasional.

Baca Juga: Gelar PIT dan Konas, PDUI Bahas Perkembangan Ilmu Kedokteran Terbaru

Berikut poin-poin yang dikeluarkan PDUI menyikapi perkembangan SKN:

- Pelayanan kesehatan yang belum sepenuhnya berkeadilan dan berpihak kepada rakyat, dibuktikan dengan fakta banyaknya kasus stunting, pemakaian susu formula pada bayi baru lahir masih, kontradiktif terhadap ASI eksklusif, tingginya AKI (Angka Kematian Ibu Bersalin), endemisitas penyakit menular tertentu di daerah-daerah, TB incidence no 2 di dunia, incidence Triple Infection (HIV-AIDS, Hepatitis B dan Siphylis) pada ibu hamil tertinggi di Asia Tenggara, Pandemi Covid-19 mempunyai angka kematian yang tinggi di dunia, meningkatnya penyakit tidak menular semakin pesat, Diabetes Mellitus urutan ke 7 dunia, penderita stroke semakin muda usia, penderita gagal ginjal semakin meningkat, dll mengindikasikan Indonesia Belum Sehat.

- Kesalahpahaman menyikapi organisasi profesi kesehatan dan kedokteran, sehingga tanpa meminta pendapat konstituennya, tampak terburu-buru, mengkhianati demokratisasi perancangan UU sebelumnya, pemerintah sepihak mengeluarkan Rancangan UU Omnibuslaw Kesehatan.

Baca Juga: Menkes : Pandemi Buka Pandangan Soal Pentingnya Pola Hidup Sehat

- Regulasi dan kebijakan di bidang kedokteran, antara lain memaksakan lahirnya Dokter SpKKLP yang ternyata tidak jelas kurikulum dan cara pengesahannya

Halaman:

Editor: Fauzan Jazadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kemasan yang Tidak Mengandung BPA Belum Tentu Aman

Minggu, 5 Februari 2023 | 16:57 WIB

Cara Gampang Atasi Demam Tanpa Minum Obat

Kamis, 2 Februari 2023 | 16:09 WIB

Beragam Manfaat Teh Hijau Untuk Kesehatan

Minggu, 29 Januari 2023 | 17:45 WIB

Makanan Dengan Sumber Protein yang Tinggi

Minggu, 29 Januari 2023 | 16:20 WIB

Cara Gampang Atasi Susah Buang Air Besar

Jumat, 27 Januari 2023 | 16:52 WIB

Cara Menjaga Kesehatan Tubuh

Kamis, 26 Januari 2023 | 18:00 WIB
X