Konsumen Muslim Indonesia Masa Kini

- Sabtu, 19 November 2022 | 14:08 WIB
 (Konsumen Muslim Indonesia Masa Kini)
(Konsumen Muslim Indonesia Masa Kini)

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com  - Generasi Muslim Indonesia masa kini menjalani kehidupan yang sangat berbeda dibanding pendahulunya. Hal ini dipengaruhi oleh dua hal: kepercayaan pada agama dan gaya hidup konsumerisme yang erat dengan budaya barat berkat teknologi yang sudah memasyarakat. Wunderman Thompson Intelligence, bekerja sama dengan Muslim Intel Lab VMLY&R Malaysia, meluncurkan laporan The New Muslim Consumer, sebuah penelitian mengenai identitas dan kehidupan 250 juta masyarakat Muslim di Asia Tenggara, serta perubahan kebiasaan konsumen pada satu generasi. 

 

Laporan ini memperlihatkan perubahan masyarakat Muslim yang dipengaruhi oleh konsumerisme, dari makanan—terutama menghindari daging babi dan alkohol— fesyen, perbankan, wisata, sampai dengan pendidikan, pengeluaran pribadi, investasi, atau sumbangan. Bagi pasar Indonesia, laporan ini mengungkap kebiasaan baru dari konsumerisme Muslim dan pentingnya peranan mereka dalam pertimbangan merek serta hal-hal yang harus dihindari. 

 

Saat ini, Indonesia menempati urutan keempat (setelah Malaysia, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab) berdasarkan Indikator Ekonomi Islam Global DinarStandard, yang memperlihatkan kekuatan berbagai sektor termasuk keuangan syariah, makanan dan wisata halal serta fesyen muslim. Hal ini menjadikan Asia Tenggara bukan saja pasar umum yang besar tetapi juga tempat uji coba tren baru. Merek besar dan startups sudah mulai menapaki bidang pasar kompetitif ini dengan memadukan aspek personal dan spiritual dalam perdagangan

Baca Juga: Regulasi Baru Aset Kripto di RI hingga Kondisi Market Jelang Piala Dunia 2022

Studi kasus ini melingkupi fesyen muslim, fintech syariah, aplikasi kencan Muslim, wisata halal dan hak perempuan. Survei yang mencakup 1.000 masyarakat Muslim berusia 18 tahun ke atas di Indonesia dan Malaysia (n=500 per pasar), pada Mei 2022 oleh SONAR™.

 

Melalui survei ini, ditemukan bahwa Islam merupakan bagian penting pada kehidupan sehari-hari, dengan 33% mengatakan mereka lebih taat daripada orang tua mereka pada usia yang sama, 45% mengatakan mereka sama taatnya, dan hanya 21% mengatakan mereka kurang taat. Mayoritas (91%) percaya spiritualitas adalah prioritas dalam hidup karena memiliki hubungan kuat dengan Allah sangatlah penting, setara dengan kesehatan (91%), dan diikuti oleh keluarga (89%). Hanya 34% yang mengatakan bahwa kekayaan sangat penting, 28% menilai mengikuti passion sangat penting, dan 12% menyebutkan ketenaran.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kemasan yang Tidak Mengandung BPA Belum Tentu Aman

Minggu, 5 Februari 2023 | 16:57 WIB

Ternyata Daun Suji Memiliki Khasiat Untuk Kesehatan

Sabtu, 4 Februari 2023 | 16:23 WIB

Gaya Hidup Sehat ala Wulan Guritno

Kamis, 2 Februari 2023 | 20:14 WIB

Cara Gampang Atasi Demam Tanpa Minum Obat

Kamis, 2 Februari 2023 | 16:09 WIB

Potensi Besar Pasar Skincare Lokal Ramah Lingkungan

Rabu, 1 Februari 2023 | 14:39 WIB
X