Diancam Dibunuh Usai Konser di Malaysia, Band Radja Resmi Minta Perlindungan LPSK

- Rabu, 15 Maret 2023 | 08:00 WIB
Sang vokalis Ian Kasela  menuturkan ancaman pembunuhan itu terjadi sekitar pukul 23.15 waktu Malaysia (screenshoot instagram@radjabandofficial)
Sang vokalis Ian Kasela menuturkan ancaman pembunuhan itu terjadi sekitar pukul 23.15 waktu Malaysia (screenshoot instagram@radjabandofficial)

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com-Band Radja mengalami ancaman pembunuhan setelah tampil dalam sebuah konser di Johor Bahru, Malaysia, Sabtu (12/3/2023) malam.

Kepolisian Malaysia menangkap dua orang terduga pelaku pengancaman, namun akhirnya dilepaskan dengan membayar uang jaminan.

Sang vokalis Ian Kasela dilansir dari Harian Metro Malaysia menuturkan ancaman pembunuhan itu terjadi sekitar pukul 23.15 waktu Malaysia.

Personel Radja yang baru saja selesai manggung di Larkin Arena Indoor Stadium mengaku kaget, padahal ini pertama kalinya mereka datang ke Johor Bahru.

Baca Juga: Menkes, IDI Hingga Presiden Tak Permasalahkan Masyarakat Tak Pakai Masker di Transportasi Umum

Terkini Band Radja resmi telah meminta perlindungan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) terkait pengancaman di Johor, Malaysia. Seusai itu, Radja merasa sedikit lega dan tinggal menunggu langkah berikutnya.

Band Radja saat tampil di Arena Larkin, Johor Bahru
Band Radja saat tampil di Arena Larkin, Johor Bahru (Screenshoot instagram@bandradjaofficial)

"Kami sudah menyampaikan semua dan sudah dapat pencerahan, alhasil kami sedikit lega dan kita sudah menyampaikan semua keinginan kita dan tinggal menunggu langkah berikutnya," kata Ian Kasela saat ditemui di Gedung LPSK, Ciracas, Jakarta Timur, pada Selasa (14/3).

Baca Juga: Kuota Haji Tambahan, Indonesia Diprioritaskan, Jumlah Petugas & Toilet Terkait Layanan Ramah Lansia Ditambah

Sementara itu, Edwin Partogi selaku Wakil Ketua LPSK mengatakan, pihaknya siap menjamin keselamatan dan memberikan dukungan kepada Radja. Terlebih LPSK menganggap grup band Radja adalah sebagai aset negeri yang kerap membawa harum nama Indonesia.

"Tentu kita berharap Radja sebagai musisi Indonesia dan aset negeri ini mereka telah memberikan sumbangan sebagai orang yang diundang di berbagai negara ini mendapatkan jaminan keselamatan, keamanan atas profesinya.

" Kami mendorong Kementerian Luar Negeri agar gimana Radja bisa aman ketika berkunjung kembali ke Malaysia," kata Edwin Partogi.

"Ini kali pertama kejadian dialamin Radja dan mereka kan punya fans, tentu butuh jaminan ketika nanti harus kembali manggung ke sana dapat jaminan keamanan," tambah Edwin.

Edwin juga mengatakan peristiwa pengancam itu membuat Radja trauma. Sehingga dengan memberikan jaminan untuk Radja, hal tersebut diharapkan menjadi pemulihan untuk Radja. Selain itu, para pelaku pengancaman dikatakan harus ditindak tegas oleh kepolsian Malaysia.

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X