Menyatukan Spirit Artefak Nusantara di Batubelah Art Space Klungkung

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 10:59 WIB
Sejumlah Seniman yang terlibat dalam Batubelah Art Space. (Koleksi Suklu)
Sejumlah Seniman yang terlibat dalam Batubelah Art Space. (Koleksi Suklu)

KLUNGKUNG, Jakarta.Suaramerdeka.com,- Batubelah Art Space menggelar kolaborasi pertunjukan seni sejumlah seniman lintas bidang di Banjar Lepang, Banjarangkan, Klungkung, Bali.

Acara ini digelar pada Senin 18 Oktober 2021, sehari setelah para seniman menapak tilas ke Candi gunung Kawi, Relief Yeh Pulu, dan Kertaghosa sebagai pemantik diskusi maupun penampilan kolaboratif.

Pertunjukan seni yang mereka sajikan merupakan reaksi konsep dan respons yang didapatkan melalui riset ke tiga situs yang merupakan bagian dari artefak penting di Bali tersebut.

 

Made Kaek sedang beraksi (Koleksi Suklu)

Sesi pertunjukan diawali perupa Made Kaek dalam aksirupa  ‘Black-Yellow Expression’ yang merupakan seri keempat berkarya di atas pelat aluminium sepanjang 12 meter.

“Aksirupa ini untuk membebaskan jiwa sambil menyerap energi alam maupun kawan-kawan seniman yang hadir,” kata Kaek setelah melakukan aksi happening art-nya

Kemudian penari kontemporer Tebo Umbara tampil dengan olah seni gerak ‘Panah-Memanah’ yang mempertunjukkan kelenturan tubuh berikut aksi memanah yang energik.

Salah satu pertunjukan di Batubelah Art Space (Koleksi Suklu)

Musisi Pandusukma yang menampilkan ‘intermingle process’ dengan raungan gitar, perkusi, dan ramuan efek suara mengiringi serta merespons pertunjukan yang digelar pagi hingga petang ini.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Kata Dasco tentang Keistimewaan Foto

Selasa, 23 November 2021 | 15:50 WIB

Peringatan Hari Wayang Nasional

Minggu, 7 November 2021 | 11:48 WIB

10 Seniman Jalanan, Turun Ke Jalan

Jumat, 5 November 2021 | 18:41 WIB

17 Perupa Purbalingga "Kluruk!"

Kamis, 4 November 2021 | 05:53 WIB

Remy Sylado dan Joko Pinurbo Lelang Puisi

Kamis, 28 Oktober 2021 | 11:56 WIB

PKN 2021 Hadir untuk Mengawali Perubahan Gaya Hidup

Selasa, 26 Oktober 2021 | 12:13 WIB

Biennale Jogja XVI Tuai Pujian

Kamis, 7 Oktober 2021 | 08:35 WIB
X