Perkutut Christine Hakim

- Jumat, 19 November 2021 | 08:04 WIB
Christine Hakim. (IMDB.com)
Christine Hakim. (IMDB.com)

JAKARTA, Jakarta.Suaramerdeka.com,- Bagi aktor besar, tidak ada namanya peran kecil. Yang ada adalah aktor kerdil, karena tidak mampu dan mau memaknai, juga mendalami serta memberi arti atas peran apapun yang dipercayakan kepadanya. Betapapun kecilnya, peran itu.

Tanyakan hal itu kepada Christine Hakim (64), salah satu legenda hidup dalam dunia pemeranan di Indonesia.

Christine Hakim sangat sadar betul dengan apa yang dikatakan Konstantin Stanislavski, yang dengan mustahak menuliskan, "there are no small parts, only small actors." Selaras dengan pendapat, Dabbs Greer, yang pernah memberi petuah, "Every character actor, in their own little sphere, is the lead." Semua peran, adalah kunci, dan sama pentingnya dan utama, demikian Greer.

Baca Juga: Tidak Ada Pertanggungjawaban Estetika Dalam Penjurian FFI 2021?

Dalam film Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas, Christine Hakim membuktikan tesis mendasar tentang keaktoran itu. Meski hanya muncul sejenak, di adegan awal pembuka, peraih sejumlah Piala Citra, itu tetap menyisakan kesan yang sangat membekas.

"Wong urip iku harus ndue harapan. Harapan seng nggawe uwong itu iso bertahan urip. Mak Jerot iku sebuah harapan nggo Ajo Kawir," kata Christine Hakim, Kamis (18/11/2021), melatari perannya sebagai Mak Jerot, dalm film besutan Edwin, yang diangkat dari novel berjudul sama karya Eka Kurniawan.

Dalam adegan selintas, dan dewasa itu, Mak Jrot memang memberikan layanan dewasa kepada Ajo Kawir (Marthino Lio). "Wong lanang ki seng didelok meng ngemute wae," katanya terkekeh sembari memberikan emoticon terkekeh. Atau dengan bahasa sederhana Christine Hakim ingin mengatakan," Wong Lanang urusane manuk tok ...."

Baca Juga: Hilmar Farid; FFWI Tetap Hadir Tahun Depan

Padahal, pada sebuah masa, lawan main Christine Hakim adalah aktor-aktor wahid dan tampan di masa jayanya. Dari Slamet Rahardjo Djarot hingga Roy Marten. Juga tidak ada adegan ciuman bibir sekalipun. Lha kok sekarang langsung melakukan adegan mainin "perkutut" sama aktor, yang lebih pantas berlakon sebagai putranya.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Setelah 50 Tahun Film Godfather Diputar Ulang.

Kamis, 20 Januari 2022 | 06:37 WIB

Film Mass, Saat Empati dan Simpati Berpadu

Rabu, 12 Januari 2022 | 12:47 WIB

Film Ada Mertua di Rumahku, Lucu dan Mengharu

Senin, 10 Januari 2022 | 22:14 WIB
X