Banyak Lobang dalam Skema Kuratorial Program PEN Sub Sektor Film

- Sabtu, 27 November 2021 | 22:47 WIB
Anggy Umbara (Dok Pribadi Anggy Umbara)
Anggy Umbara (Dok Pribadi Anggy Umbara)

JAKARTA, Jakarta.Suaramerdeka.com,- Banyak lubang dalam skema kuratorial di program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Sub Sektor Film. Sehingga beberapa rumah produksi film, bisa mendapatkan dua kali bantuan. Di luar persoalan yang menerbitkan perdebatan, seperti sejumlah PH besar bisa mendapatkan program PEN ini, alih-alih disasarkan kepada PH kecil.

Sehingga menerbitkan lelucon, bantuan PEN Sub Sektor Film ini sejatinya untuk pelaku industri film kecil, atau produser film mapan, yang notabene mempunyai kekuatan ekonomi besar.

Juga persoalan sosialisasi program PEN Sub Sektor Film yang dinilai tidak maksimal, sehingga kalangan tertentu saja yang tahu adanya program ini. Yang turunannya menimbulkan kecurigaan dari kalangan film yang tidak tahu program ini, yang kemudian menengarai program ini sengaja dijalankan secara senyap.

Baca Juga: Hikayat Pespa (Surat terbuka untuk diri sendiri, kita semua, dan tuan puan sekalian)

Skema kuratorial yang ditimbang tidak transparan, fair dan belum memenuhi azas keadilan inilah yang menerbitkan kebingungan sejumlah pekerja film. Demikian paling tidak yang dirasakan Anggy Umbara, Amrit Punjabi dan sutradara film lainnya, yang tidak mau disebutkan namanya.

Bahkan Anggy Umbara dan Amrit Punjabi berdiskusi secara terbuka di dinding Facebook Ricky Pesik, yang notabene salah satu anggota Kurator PEN Sub Sektor Film.

Menurut Anggy Umbara sistem kuratorial PEN Sub Sektor Film membingungkan, karena bantuan dari pemerintah itu jatuh kepada beberapa perusahan film besar yang selama ini bisa memproduksi banyak film pertahunnya. Tidak disasarkan kepada banyak perusahaan film semenjana, juga kecil yang membuat satu film saja butuh pengumpulan dana yang lama dan sulit.

Baca Juga: Perkutut Christine Hakim

Meski pendapat Anggy Umbara dijawab Amrit Punjabi, penerus bendera Multivision Plus, dengan mengatakan persoalannya bukan pada PH besar atau kecil yang mendapatkan bantuan dari program PEN Sub Sektor Film, karena besar maupun kecil, menurut Amrit Punjabi sama-sama layak mendapatkan bantuan dari pemerintah. Tapi banyak PH yang mendapatkan bantuan dobel itulah yang membuat Amrit Punjabi tidak habis mengerti.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Film Mass, Saat Empati dan Simpati Berpadu

Rabu, 12 Januari 2022 | 12:47 WIB

Film Ada Mertua di Rumahku, Lucu dan Mengharu

Senin, 10 Januari 2022 | 22:14 WIB

Film Sepeda Presiden: Catat! Jadwal Temu Pemain

Senin, 27 Desember 2021 | 19:41 WIB
X