Dahsyat, Film Pesantren Tour de 10 Pesantren di Pulau Jawa

- Senin, 18 April 2022 | 17:23 WIB
Lola Amaria (hijab hijau) saat bersama ratusan santri di Pesantren Al Furqon Singaparna Tasikmalaya, Jumat (15/4/2022) malam.  (Foto arsip LAP)
Lola Amaria (hijab hijau) saat bersama ratusan santri di Pesantren Al Furqon Singaparna Tasikmalaya, Jumat (15/4/2022) malam. (Foto arsip LAP)

Shalahuddin mengaku dia sengaja membuat film "Pesantren" dengan pendekatan dokumenter tanpa ada tokoh sentral di dalamnya.

“Saya melakukan riset untuk film ini sejak 2015-2016. Kenapa tidak ada tokoh sentral, saya memilih untuk memilih bicara sesuatu di film ini. Saya memilih mengambil diskusi-diskusi yang ada di dalam pesantren. Banyak hal yang didiskusikan di dalam pesantren tergambar di film ini,” kata Shalahuddin di Pesantren Al Furqon Singaparna Tasikmalaya, Jumat (15/4/2022) malam.

“Dari riset yang saya lakukan, banyak moment yang bisa saya ambil, terutama para santri putra. Untuk santri putri kita harus ada yang menemani. Dan banyak yang kami tampilkan di film ini dari kehidupan para santri dan santriwati di pesantren," katanya lagi sembari menambahkan, point yang ingin dia petik adalah; tidak ada teroris di dalam pesantren sebagaimana yang banyak digembar gemborkan, atau pun pendidikan kearah itu (Radikal).

Baca Juga: Penggenapan Diri Benny Benke

Lola Amaria saat bersama ratusan santri di Pesantren Al Furqon Singaparna Tasikmalaya, Jumat (15/4/2022) malam. (Arsip LAP)

Justru sebaliknya, dari film "Pesantren" ini tergambarkan bagaimana diskusi para santri tentang kemajuan, keberagaman, toleransi dan juga hal-hal lainnya yang sangat positif.

Rumah Produksi Lola Amaria Production (LAP) selaku distributor film "Pesantren" ingin film ini ditonton lebih banyak lagi oleh para santri dan santriwati serta masyarakat luas.

Lola Amaria, orang nomor satu di LAP berharap, dengan tayang di bioskop pada 26 Mei 2022 mendatang, nantinya disambut baik dan antusias oleh masyarakat luas.

Baca Juga: Sutardji Calzoum Bachri; Puisi Benny Benke Prosaik, Layak Direnungkan

“Saya tidak terlibat sama sekali dalam proses pembuatan film ini. Saat Udin (Shalahuddin) mengajak saya kerjasama untuk distribusikan film ini, saya sambut senang, karena film ini sangat bagus," katanya.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Livy Renata Happy di Film Love in Game.

Jumat, 23 September 2022 | 09:15 WIB

Miracle In Cell no. 7 Tembus 3,5 Juta Penonton Bioskop

Selasa, 20 September 2022 | 19:00 WIB

Ngeri, Kalian Pantas Mati Rilis Trailer

Kamis, 15 September 2022 | 14:08 WIB

Ikatan Cinta Dari Kacamata Diehard.

Jumat, 9 September 2022 | 21:06 WIB

Asian Film Awards Academy dan Balinale Kolaborasi.

Selasa, 30 Agustus 2022 | 11:16 WIB

Nurman Hakim dan Courtesy di Ciledug, Cirebon.

Selasa, 30 Agustus 2022 | 06:29 WIB

Film Mumun Siap Nostalgia

Jumat, 26 Agustus 2022 | 19:59 WIB
X