Krasnaya Ploschad

- Rabu, 20 Juli 2022 | 20:33 WIB
Buku Mengheningkan Puisi (Benny Benke )
Buku Mengheningkan Puisi (Benny Benke )

Puisi Benny Benke

Ivan Yang Agung pasti tidak pernah menyangka. Lapangan Merah telah malih rupa sedemikian bercahaya. 

Meski pada mulanya serupa daerah kumuh, tempat petani papa dan penjahat teri berumah di sana. 

Sebelum akhirnya menyempurna. Dengan kehadiran St. Basil’s Katedral, menyusul kemudian the State Historical Museum
dan GUM Department Store di belakangnya. 

Memperkaya Istana Kremlin Agung di punggung bukit Borovitsky, mausoleum pemimpin revolusi Vladimir Lenin,
terpacak digdaya. 

Hingga akhirnya ribuan, mungkin jutaan tentara telah berparade dengan gagah dan megah di pelataran dan halaman
Krasnaya Ploschad. 

Seperti hendak mengabarkan kepada dunia; Kami terlalu perkasa untuk dirubuhkan sebagai negara. Meski bayarannya tak terkira.

Di masa Ivan the Terrible dan Peter Agung saja, tak berbilang kepala lepas dari badannya. Jika Anda coba-coba memunggungi tahta.

Kini, tak lebih dari tempat pakansi yang penuh rona. Loka muda mudi bersua, bercengkrama tentang segala. Asal jangan berpikir tentang politik dan negara. Kau akan baik-baik saja.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menulis Puisi Memang Tak Pernah Mati

Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:29 WIB

Arch Hades dan Gelombang Penyair Instagram

Selasa, 27 September 2022 | 14:02 WIB

Arch Hades, Penyair Termahal Sepanjang Masa

Selasa, 27 September 2022 | 13:47 WIB
X