Banal Semakin Binal, Trio Punk-Rock Asal Bogor, The Jansen

- Rabu, 27 Juli 2022 | 11:58 WIB
Banal Semakin Binal, Trio Punk-Rock Asal Bogor, The Jansen (Istimewa )
Banal Semakin Binal, Trio Punk-Rock Asal Bogor, The Jansen (Istimewa )

JAKARTA, Jakarta.Suaramerdeka.com,- The Jansen, unit punk-rock asal Bogor, semakin menjadi perbincangan spektakuler di skena musik sejak mencuat lewat single ‘Mereguk Anti Depresan Lagi’.

Semenjak dirilis tiga bulan lalu, grafik pemutaran lagu meninggi di semua platform streaming musik. Kini album ketiga yang berjudul “Banal Semakin Binal” siap diluncurkan pada Jumat (29/7/2022) dalam format compact disc, digital, dan NFT bersama demajors. Sebagai pengingat, kedua album sebelumnya dirilis terbatas dalam format kaset pita dan berbahasa Inggris. 

Baca Juga: Citayam Fashion Week Makin Menggila

Personil The Jansen adalah Cintarama Bani Satria (vokal, gitar), Adji Pamungkas (bass) dan Aduy (drum). Ketiganya sepakat muncul ke permukaan dengan nama band yang terinspirasi dari lagu ‘Hey Jansen’ milik The Kuda, band punk Bogor yang menghiasi soundtrack film ‘Rocket Rain’garapan sineas Anggun Priambodo (2013). Kegilaan mereka terhadap lagu tersebut berperan kuat sebagai keputusan dalam memancang identitas dan formasi grup yang mengusung musik mid-tempo 70s punk sejak tahun 2015. 

Baca Juga: Bohong

Bersamaan dengan perilisan album, The Jansen berfokus kepada singel ‘Tipu Daya Sejarah’. “Lagu ini adalah ungkapan keraguan dari berbagai sejarah yang masih dipertanyakan kebenarannya di negeri ini. Semoga membuka mata dan pikiran banyak orang” tutur Adji pencabik bass The Jansen. Meski menghadapi pergulatan besar saat mengekspresikan aransemen album baru di studio, akhirnya produksi rekaman berhasil rampung selama satu semester di tahun 2021.

The Jansen melepas album digital “Banal Semakin Binal” dengan selusin lagu dan sebuah lagu tambahan berjudul ‘Planetarium’ dalam format compact disc yang direkam belakangan ini.

Beragam cerita dieksplorasi dengan sangat bebas dan tidak berjarak. Penuturan lirik berbahasa Indonesia yang sederhana namun tajam terpampang kuat melalui presentasi aransemen musik yang sudah pasti merasuki audiens saat dibawakan langsung di atas panggung.  

Baca Juga: Film Pesantren; Open Mind For a Different Views.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Indonesia Digital Entertainment Optimalkan Karya Musisi

Kamis, 22 September 2022 | 13:32 WIB

IM3 Persembahkan Festival Musik Pestapora

Selasa, 20 September 2022 | 13:28 WIB

Sarah Widi dan Yesi Bintank Kolaborasi

Senin, 12 September 2022 | 07:17 WIB

Denny Caknan Datang, Konser Eksklusif Menjelang

Minggu, 11 September 2022 | 06:30 WIB

Awas, SamSonS Datang

Kamis, 8 September 2022 | 14:40 WIB

Sambut Tiga Dekade JCC, Chrisye Hadir secara Live JCC

Selasa, 6 September 2022 | 22:07 WIB

Phoebe Paris Datang, Single Be You Menjelang.

Senin, 5 September 2022 | 19:51 WIB
X