Teater Tanah Air Ke Jepang, Anak-anak Stop Perang

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 10:33 WIB
Teater Tanah Air Ke Jepang, Anak-anak Stop Perang (Koleksi Pribadi Teater Tanah Air )
Teater Tanah Air Ke Jepang, Anak-anak Stop Perang (Koleksi Pribadi Teater Tanah Air )

JAKARTA, Jakarta.Suaramerdeka.com,- Di tengah dunia sedang tegang akibat perang Rusia- Ukraina, sekelompok anak Indonesia yang tergabung dalam Teater Tanah Air berteriak stop perang di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta.

Teriakan lewat lakon Help karya Putu Wijaya yang disutradarai Jose Rizal Manua, akan dilanjutkan pada festival teater internasional The World Festival of Children’s Performing Arts, di Toyama, Jepang, 30 Juli-3 Agustus 2022.

Cara sekelompok anak-anak itu meneriakkan stop perang, jauh dari gaya para politisi di DPR/MPR, apalagi demonstran jalanan yang sangar. Anak-anak itu meneriakkannnya lewat sebuah nyanyian, gerak dan tarian yang berbasis dolanan di bawah bulan purnama.

Dolanan adalah tradisi turun temurun, tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat nusantara (Indonesia) yang majemuk. Sayangnya dolanan yang penuh dengan nilai kearifan lokal, sudah mulai ditinggalkan, dan sedang tergerus oleh modernisasi global. 

Belasan anak itu, sebagaimana dicatat Yusuf Susilo Hartono, mengenakan kostum dan rambut warna-warni. Selama satu jam, mereka tampil di Teater Besar TIM, dalam pementasan semacam “mohon doa restu”, 16 dan 17 Juli 2022.

Teater Tanah Airku (Koleksi Pribadi Tester Tanah Airku)

Meski lakon Help banyak ketegangan, dan kesedihan di dalamnya, tapi anak-anak itu lebih banyak tampil ceria. Seceria permainan visual pada layar panggung, baik dari depan maupun belakang. 

Dengarlah nyanyian mereka yang dilantunkan dipanggung dengan hiasan bulan purnama: “Oo..waa..ii..oo..lalala..// Jaga dunia/ selamatkan bumi/ hanya bisa/ memakai hati// Jangan lupa /hapuskan benci/ hanya bisa/ dengan menari //Bulan purnama / bersama kita// Bulan purnama/ membantu kita// Sudah waktunya/ hentikan perang /dengan lagu ini/ Hapuskan perang// Sama-sama/ memikul duka// Sama rata/ Berbagi suka”

Melihat itu, seorang penonton berbisik pada teman di sebelahnya: ” Ah dasar imaji anak-anak! Menghentikan perang, cukup dengan lagu dan sajak”. Kawan di sebelahnya hanya menjawab dengan senyum, dengan sorot matanya tak mau lepas dari panggung. 

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Arch Hades dan Gelombang Penyair Instagram

Selasa, 27 September 2022 | 14:02 WIB

Arch Hades, Penyair Termahal Sepanjang Masa

Selasa, 27 September 2022 | 13:47 WIB

Ini Makna Kebaya dan Batik yang Dipakai Puan

Selasa, 16 Agustus 2022 | 11:41 WIB

Kekayaanku Hanya Buku dan Bunga

Minggu, 14 Agustus 2022 | 09:33 WIB
X