Tari Sleep Paralysis Datang, Fitri Setyaningsih Ketindihan

- Jumat, 2 September 2022 | 06:35 WIB
Tari Sleep Paralysis Datang, Fitri Setyaningsih Ketindihan (Salihara)
Tari Sleep Paralysis Datang, Fitri Setyaningsih Ketindihan (Salihara)

JAKARTA, Jakarta.Suaramerdeka.com, - Setelah lama tidak tampil di Komunitas Salihara sejak 2016 lalu, Fitri Setyaningsih akhirnya hadir kembali membawakan pertunjukan tari Sleep Paralysis.

Karya ini sukses ditampilkan di hadapan 137 penonton  pada Sabtu (20 Agustus) dan Minggu (21 Agustus) lalu. Fitri tampil bersama timnya Fitri Dance Work, ia mengungkapkan rasa senangnya setelah tampil dan merasakan energi yang begitu positif mendukung kekaryaannya. 

Baca Juga: Ferdy Sambo dan Wajah Kepolisian Kita

Sleep Paralysis berangkat dari pengalaman ketindihan yang dialami oleh Fitri, di mana tubuh tidak bisa bergerak, mulut tidak bisa mengeluarkan suara tapi mata mampu mengamati kejadian di sekitarnya.

Ketindihan adalah terma dalam bahasa Jawa yang berarti keadaan di mana seseorang ingin bangun dari tidur tapi tidak dapat bergerak dan berbicara. Biasanya jika seseorang mengalami hal ini diasosiasikan dengan hal magis, seperti kedudukan jin, dedemit dan sejenisnya. 

Baca Juga: Ferdy Sambo dan Kekuasaan.

Fitri mengolah ide ini selama dua tahun sejak 2020, berangkat dari pengalaman ketindihan yang kembali ia rasakan setelah 20 tahun tidak mengalami fenomena tersebut. Dalam mempersiapkan penampilan ini, Fitri mengolah pengalaman tersebut lewat latihan yang intensif selama tiga bulan dibantu oleh tim Fitri Dance Work.

“Tiga bulan memasuki ruang di antara dengan tim kerja yang sangat intens dan intim. Hampir setiap hari pada jam 6 sore hingga 12 malam kami berlatih (berusaha) membongkar dan menyerap intisari (fenomena ketindihan) dari sumber-sumber cerita maupun sumber medis yang semuanya masih dalam misteri,” kata Fitri di Jakarta barubaru ini.

Baca Juga: Bohong

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Made Kaek Datang, Chiang Mai Guncang.

Sabtu, 12 November 2022 | 22:40 WIB

Penyair Tua Membaca Batin Rohani Melalui Karya Puisi

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 07:21 WIB

Mengenalkan Bahasa Inggris Lewat Cerita Rakyat

Minggu, 16 Oktober 2022 | 13:02 WIB

Festival Seni Bali Jani Dimulai Hari Ini.

Senin, 10 Oktober 2022 | 06:27 WIB

Annie Ernaux: Kekuatan Menulis yang Membebaskan

Jumat, 7 Oktober 2022 | 20:45 WIB

Menulis Puisi Memang Tak Pernah Mati

Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:29 WIB

Arch Hades dan Gelombang Penyair Instagram

Selasa, 27 September 2022 | 14:02 WIB

Arch Hades, Penyair Termahal Sepanjang Masa

Selasa, 27 September 2022 | 13:47 WIB
X