Tingkatkan Apresiasi Masyarakat terhadap Budaya Lewat Lomba Cerdas Cermat Museum

- Senin, 5 September 2022 | 20:34 WIB
Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Museum Nasional, Sri Hartini (SM/Prajtna Lydiasari)
Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Museum Nasional, Sri Hartini (SM/Prajtna Lydiasari)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Kegiatan Lomba Cerdas Cermat Museum (LCCM) dilaksanakan secara nasional dengan tujuan menyebarluaskan informasi mengenai kebudayaan serta meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap budaya. LCCM 2022 dilaksanakan pada 5-10 September 2022 dengan tema “Generasi Tangguh, Unggul dan Berkarakter” kali ini diikuti oleh perwakilan dari 32 propinsi.

LCCM melibatkan sekolah-sekolah yang telah melewati tiga tahap seleksi yakni penyisihan, semifinal dan final dari 32 provinsi yang ada di Indonesia. Adapun penjurian selama lomba, Museum Nasional bekerjasama dengan UNJ, SDI Al-Hasanah, FOGIPSI, serta AGSI.

Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Museum Nasional, Sri Hartini mengatakan LCCM kali ini merupakan LCCM ke-8 sejak digelar pertama tahun 2015.

"Awalnya kita gelar secara luring, tetapi sejak pandemi kita ubah menjadi daring dengan dukungan dari Pusat Data dan Informasi Kemendikbudristek," ujarnya saat Pembukaan LCCM 2022 di Jakarta pada Senin, 5 September 2022.

Selain Piala dan Sertifikat, peserta juga akan mendapatkan hadiah berupa Uang Pembinaan dengan total Rp 135.000.000,-.

"Semoga dengan adanya LCCM bisa menjadi perekat satu sama lain dengan cara saling menghargai meskipun berbeda latar belakang, suku dan dari mana mereka berasal," tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa materi lomba LCCM 2022 mengandung unsur pengetahuan umum kebudayaan, sejarah perjuangan bangsa dan permuseuman. Semua materi lomba dipersiapkan oleh Perkumpulan Prodi Sejarah Indonesia (P3I).

"Mengikuti lomba ini, luar biasa tingkat pengetahuan anak-anak terkait museum," jelasnya.

Direktur Jenderal (Dirjen) Kebudayaan Kemendikbudristek, Hilmar Farid mengatakan kegiatan LCCM merupakan ajang yang tepat untuk menyebarluaskan informasi mengenai kebudayaan, sejarah kebangsaan dan permuseuman.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Made Kaek Datang, Chiang Mai Guncang.

Sabtu, 12 November 2022 | 22:40 WIB

Penyair Tua Membaca Batin Rohani Melalui Karya Puisi

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 07:21 WIB

Mengenalkan Bahasa Inggris Lewat Cerita Rakyat

Minggu, 16 Oktober 2022 | 13:02 WIB

Festival Seni Bali Jani Dimulai Hari Ini.

Senin, 10 Oktober 2022 | 06:27 WIB

Annie Ernaux: Kekuatan Menulis yang Membebaskan

Jumat, 7 Oktober 2022 | 20:45 WIB

Menulis Puisi Memang Tak Pernah Mati

Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:29 WIB

Arch Hades dan Gelombang Penyair Instagram

Selasa, 27 September 2022 | 14:02 WIB

Arch Hades, Penyair Termahal Sepanjang Masa

Selasa, 27 September 2022 | 13:47 WIB
X