Ada Mangkunegaran dan Kasunanan, Solo Disebut Punya Twin Engine

- Jumat, 16 September 2022 | 20:52 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat hadir dalam acara Srawungan Sanak Mangkunegaran di Solo. (Biro KLIP Kemenko Perekonomian)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat hadir dalam acara Srawungan Sanak Mangkunegaran di Solo. (Biro KLIP Kemenko Perekonomian)

SOLO, suaramerdeka-jakarta.com - Wilayah Surakarta disebut memiliki 'twin engine' dalam upaya pemajuan budaya. Hal ini terkait dengan eksistensi Kasunanan dan Mangkunegaran.

"Kalau diibaratkan pesawat, Solo itu seperti pesawat twin engine. Satu Mangkunegaran, satu Kasunanan," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat hadir dalam acara Srawungan Sanak Mangkunegaran di Solo, Jumat (16/9).

Menurutnya, sejarah Mangkunegaran dan Kasunanan sudah ada sebelum Republik Indonesia ada. Ketua Umum Partai Golkar itu menambahkan, dua pusat kebudayaan Jawa tersebut memang perlu untuk terus dirawat, bahkan dimajukan.

Untuk itulah, Airlangga meminta Walikota Solo Gibran Rakabuming yang turut hadir, untuk terus turut aktif melestarikan dua pusat kebudayaan tersebut.

"Pak Wali nitip, Kasunanan nitip juga, memang tidak sederhana. Tetapi kalau dirapihkan tambah rapih. Solo dengan dua pusat kebudayaan," ujarnya.

Airlangga menyatakan, pemerintah, baik pusat dan daerah juga telah sangat berupaya untuk mendorong pemajuan pelestarian budaya di Solo. Ia mencontohkan seperti dalam momentum Presidensi G20, sejumlah working group diarahkan untuk menggelar kegiatan di Surakarta.

Berbenah
Menurutnya, salah satu event yang didorong untuk menyelenggarakan di Solo yakni trade industry dan investment working group. Untuk itu, beberapa objek wisata menjadi penting untuk berbenah.

"Termasuk keraton Mangkunegaran sebagai etalase budaya," tandasnya. Sementara dalam acara Srawungan Sanak Mangkunegaran tersebut, Pengageng Kawedanan Satriyo Mangkunegaran KRMT Lilik Piarso Tirtodiningrat mengapreasiasi seluruh pihak yang merawat kebudayaan.

"Terutama dalam konteks keraton mangkunegaran. Kami berharap, seluruh anak bangsa untuk selalu mempertahankan budayanya, tidak melupakan asal usulnya," tandas dia.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Made Kaek Datang, Chiang Mai Guncang.

Sabtu, 12 November 2022 | 22:40 WIB

Penyair Tua Membaca Batin Rohani Melalui Karya Puisi

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 07:21 WIB

Mengenalkan Bahasa Inggris Lewat Cerita Rakyat

Minggu, 16 Oktober 2022 | 13:02 WIB

Festival Seni Bali Jani Dimulai Hari Ini.

Senin, 10 Oktober 2022 | 06:27 WIB

Annie Ernaux: Kekuatan Menulis yang Membebaskan

Jumat, 7 Oktober 2022 | 20:45 WIB

Menulis Puisi Memang Tak Pernah Mati

Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:29 WIB

Arch Hades dan Gelombang Penyair Instagram

Selasa, 27 September 2022 | 14:02 WIB

Arch Hades, Penyair Termahal Sepanjang Masa

Selasa, 27 September 2022 | 13:47 WIB
X