Opera Majapahit: Gayatri, Karya yang Sarat Riset Sejarah dan Antropologis

- Sabtu, 1 Oktober 2022 | 09:27 WIB
Taklimat Media Opera Majapahit: Gayatri Sang Sri Rajapatni di Jakarta pada Jumat, 30 September 2022 (SM/Prajtna Lydiasari)
Taklimat Media Opera Majapahit: Gayatri Sang Sri Rajapatni di Jakarta pada Jumat, 30 September 2022 (SM/Prajtna Lydiasari)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Opera Majapahit: Gayatri Sang Sri Rajapatni sebuah karya, mengadaptasi kakawin Nagarakretagama, yang digubah oleh Empu Prapanca (Dang Arcaya Nadendra). Karya ini sarat riset sejarah serta antropologis, yang akan membuat penonton seolah berada dalam semesta yang amat berbeda, namun familiar.

"Penonton akan lebih menikmati kekayaan dan kesakralan karakter seorang Putri Gayatri. Yang menciptakan legacy dirinya sendiri," ujar Penulis Naskah sekaligus Sutradara, Mhyajo dalam jumpa pers, di Jakarta pada Jumat, 30 September 2022.

Kisah ini menceritakan tentang Putri Gayatri yang berasal dari Kerajaan Singhasari pada abad ketiga belas, yang berupaya mencapai impian masa mudanya. Dan mempertahankan serta melestarikan warisan dari mendiang ayahandanya, Kertanegara.

"Dengan segenap kemampuan dan kecerdasannya berjuang untuk menjamin kelangsungan hidup, sekaligus merancang kejayaan Kerajaan Majapahit. Sungguh seorang pemimpin perempuan berkarakter kuat, yang kelak melahirkan generasi pemimpin-pemimpin penerusnya," tuturnya.

Sebelumnya, Opera yang didukung oleh Direktorat Perfilman, Musik dan Media Kemendikbudristek ini, memperoleh ulasan yang baik saat pementasan secara daring, pada Edinburgh Festival Fringe 2021. Di mana pada saat itu, C ARTS UK mengkurasi untuk online demand platform mereka.

Kapokja Apresiasi dan Literasi Musik mewakili Direktur Perfilman, Musik, dan Media, Edi Irawan menjelaskan bahwa Opera Majapahit merupakan karya yang mendapat hibah dari program Fasilitasi Bantuan Kebudayaan 2022.

"Opera Majapahit menjadi sebuah contoh karya yang bisa mendapatkan stimulus dari pemerintah, sehingga seniman bisa berkarya dan mewujudkan mimpi mereka ke dalam bentuk apapun," jelas Edi.

Melalui tangan dan jiwa kreatif Mhyajo, sebagai sutradara yang akan menyuguhkan cerita dalam bentuk opera. Ada nama lain, Franki Raden, mendukung penuh sebagai sebagai pengarah musik.

Dengan Kleting dan RM. Radinindra Nayaka Anilasutra, sebagai penata kostum. Beserta 19 orang pelakon, yang berasal dari berbagai daerah seperti Solo, Gianyar, Jambi, Banyumas, Jogjakarta dan Jakarta.

Di mana, para pelakon dijaring melalui proses audisi pada tahun 2020 dan 15 di antaranya, terpilih untuk tampil pada karya tahun 2022 ini.

Halaman:

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Made Kaek Datang, Chiang Mai Guncang.

Sabtu, 12 November 2022 | 22:40 WIB

Penyair Tua Membaca Batin Rohani Melalui Karya Puisi

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 07:21 WIB

Mengenalkan Bahasa Inggris Lewat Cerita Rakyat

Minggu, 16 Oktober 2022 | 13:02 WIB

Festival Seni Bali Jani Dimulai Hari Ini.

Senin, 10 Oktober 2022 | 06:27 WIB

Annie Ernaux: Kekuatan Menulis yang Membebaskan

Jumat, 7 Oktober 2022 | 20:45 WIB

Menulis Puisi Memang Tak Pernah Mati

Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:29 WIB

Arch Hades dan Gelombang Penyair Instagram

Selasa, 27 September 2022 | 14:02 WIB

Arch Hades, Penyair Termahal Sepanjang Masa

Selasa, 27 September 2022 | 13:47 WIB
X