Artopologi Angkat Sertifikasi Keaslian Digital Karya Seni

- Jumat, 28 Oktober 2022 | 20:47 WIB
Founder Artopologi, Intan Wibisono konferensi pers REKAM MASA, Pameran Seni Terintegrasi Blockchain dan peluncuran marketplace (lokapasar) Artopologi.com (Foto: Dok. Artopologi)
Founder Artopologi, Intan Wibisono konferensi pers REKAM MASA, Pameran Seni Terintegrasi Blockchain dan peluncuran marketplace (lokapasar) Artopologi.com (Foto: Dok. Artopologi)

 

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com- Hadir untuk menghubungkan ekosistem seni di Indonesia, Artopologi menggelar pameran karya seni terintegrasi blockchain bertajuk REKAM MASA, 28 Oktober - 6 November 2022 di Museum Nasional Indonesia, Jakarta.

Tak hanya mengangkat karya dan peristiwa seni di ruang pamernya, REKAM MASA juga memperkenalkan kelebihan teknologi blockchain untuk merekam portofolio seorang seniman, jejak sebuah karya dan menyimpan sertifikat keasliannya dalam bentuk digital.

REKAM MASA, adalah sebuah pameran yang mengambil tema perjalanan waktu antara seni yang berpadu dengan teknologi.

Makna ‘Rekam Masa’ juga mengacu pada stempel waktu (time stamps) yang menjadi landasan teknologi blockchain, di mana setiap karya seni dalam pameran ini terintegrasi ke dalam jaringan tersebut.

Baca Juga: Platform Immersive Digital Jagat Nusantara Meluncur

Teknologi ini dikenal unggul untuk mencatat sejarah data karya dan peristiwa seni, karena aman, transparan, otomatis, dan terdesentralisasi.

Karena itu, integrasi antara seni dengan teknologi adalah keniscayaan untuk mendorong perkembangan dunia seni itu sendiri bertumbuh mengikuti zaman.

Karya seni fisik yang ditampilkan dalam REKAM MASA, di antaranya lukisan, fotografi, patung, instalasi, pertunjukan, serta fashion masterpiece dari para seniman senior seperti Teguh Ostenrik, Galam Zulkifli, Dipo Andy, Mang Moel, FJ Kunting, Rinaldy Yunardi, Didi Budiarjo, Ghea Panggabean, Joshua Irwandi, dan para seniman muda lainnya. Juga terdapat sajian karya seni digital dan instalasi art wedding.

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mudji Sutrisno: Amrih Mulya Asma Dalem Gusti.

Sabtu, 31 Desember 2022 | 10:10 WIB

Estetika Ted van der Hulst di Museum ARMA.

Senin, 26 Desember 2022 | 06:37 WIB

Made Kaek Datang, Chiang Mai Guncang.

Sabtu, 12 November 2022 | 22:40 WIB

Penyair Tua Membaca Batin Rohani Melalui Karya Puisi

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 07:21 WIB

Mengenalkan Bahasa Inggris Lewat Cerita Rakyat

Minggu, 16 Oktober 2022 | 13:02 WIB

Festival Seni Bali Jani Dimulai Hari Ini.

Senin, 10 Oktober 2022 | 06:27 WIB
X