Mubazir dan Berbahaya, Turkmenistan Berencana Padamkan Api di Gerbang Neraka

- Minggu, 9 Januari 2022 | 22:59 WIB
Kawah yang terletak sekitar 260 kilometer utara ibu kota, Ashgabat, telah terbakar selama beberapa dekade dan merupakan destinasi populer bagi turis yang datang ke Turkmenistan. (Tangkapan layar Twitter @DrAlakbarov)
Kawah yang terletak sekitar 260 kilometer utara ibu kota, Ashgabat, telah terbakar selama beberapa dekade dan merupakan destinasi populer bagi turis yang datang ke Turkmenistan. (Tangkapan layar Twitter @DrAlakbarov)

 suaramerdeka-jakarta.com- Presiden Turkmenistan menyerukan penutupan salah satu pemandangan paling terkenal sekaligus mengerikan di negaranya, kawah gas alam yang dikenal luas sebagai "Gerbang Neraka."

Kawah yang terletak sekitar 260 kilometer utara ibu kota, Ashgabat, telah terbakar selama beberapa dekade dan merupakan destinasi populer bagi turis yang datang ke Turkmenistan.

Lokasi yang juga dikenal sebagai kawah Davarza itu, sebenarnya merupakan lubang yang terbakar tak sengaja pada tahun 1971, akibat pengeboran Uni Soviet yang menghantam goa gas.

Upaya pemadaman pernah dilakukan, namun tak membuahkan hasil hingga “Gerbang Neraka” itu masih berkobar sampai sekarang, 40 tahun kemudian.

Baca Juga: Turki Darurat Varian Omicron: Its Not My Dream

Tapi Presiden Gurbanguly Berdymukhamedov memerintahkan para pejabatnya mencari cara untuk memadamkan api, karena menyebabkan kerusakan ekologi dan mempengaruhi kesehatan orang yang tinggal di daerah itu.

Berdymukhamedov juga tak ingin sumber daya yang ada di kawah Davarza terbakar percuma, tak sebanding dengan pemasukan yang didapat dari wisatawan.

“Kami kehilangan sumber daya alam yang berharga. Padahal kami bisa mendapatkan keuntungan yang signifikan dan menggunakannya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat kami,” kata Berdymukhamedov.***

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Din Syamsuidin Hadiri Konferensi di Russia

Sabtu, 21 Mei 2022 | 23:18 WIB

Presiden Korsel Sebut Indonesia Mitra Khusus

Rabu, 11 Mei 2022 | 13:05 WIB
X