Putin Akui Kemerdekaan Ukraina Timur, Picu Kemarahan Amerika dan NATO

- Selasa, 22 Februari 2022 | 13:40 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin secara resmi mengakui kemerdekaan dua wilayah Ukraina timur yang dikuasai separatis pro-Rusia, Donetsk dan Luhansk (Instagram@leadervladimirputin)
Presiden Rusia Vladimir Putin secara resmi mengakui kemerdekaan dua wilayah Ukraina timur yang dikuasai separatis pro-Rusia, Donetsk dan Luhansk (Instagram@leadervladimirputin)

 

JAKARTA,Suaramerdeka-jakarta.com - Konflik Rusia dan Ukraina makin memanas. Presiden Rusia Vladimir Putin secara resmi mengakui kemerdekaan dua wilayah Ukraina timur yang dikuasai separatis pro-Rusia, Donetsk dan Luhansk. Pengakuan itu diikuti dengan perintah pengerahan pasukan ke dua wilayah itu.

Seorang saksi mata yang dikutip Reuters mengaku melihat tank dan perangkat militer lainnya bergerak melalui kota Donetsk yang dikuasai separatis. Putin berdalih kedatangan tentaranya ke Ukraina timur sebatas untuk "menjaga perdamaian".

Dalam pidato berapi-apinya pada Senin (21/2) malam, Putin bahkan menganggap Ukraina tidak pernah memiliki riwayat berdiri sebagai negara sendiri.

"Ukraina tidak pernah memiliki tradisi kenegaraannya sendiri. Apalagi, bagian timur negara itu adalah tanah Rusia kuno" tegas sang Presiden.

Baca Juga: Spencer, Kisah Lady Di yang Pilu

Putin bahkan menuduh pemerintah Ukraina menganiaya warga keturunan Rusia dan fasih berbahasa negaranya.

Sebagian warga Ukraina, terutama di Donetsk dan Luhansk memang lebih fasih berbicara bahasa Rusia. Mayoritas penduduk di dua wilayah itu pun lebih dekat dengan kultur budaya Rusia.

Karena itu, Putin menegaskan penting bagi Rusia untuk mengakui kemerdekaan Donetsk dan Luhansk.

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hubungan Indonesia - Kamboja Perlu Ditumbuhkan

Jumat, 25 November 2022 | 19:49 WIB

Krisis di Myanmar Berpotensi Ganggu Stabilitas Kawasan

Kamis, 24 November 2022 | 16:11 WIB
X