Kerap Netral, Swiss Ikut Uni Eropa Akan Sanksi Rusia

- Selasa, 1 Maret 2022 | 06:40 WIB
membekukan aset-aset Rusia yang belum juga berhenti menginvasi Ukraina, demikian pernyataan pemerintah Swiss pada Senin (28/2) (Instagram@swiss)
membekukan aset-aset Rusia yang belum juga berhenti menginvasi Ukraina, demikian pernyataan pemerintah Swiss pada Senin (28/2) (Instagram@swiss)

 

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com-Sejarah Swiss sebagai negara yang selalu mengambil sikap netral atau mengambil posisi sebagai mediator, akhirnya berubah terkait invasi Rusia ke Ukraina

Swiss akan mengadopsi sanksi Uni Eropa dan membekukan aset-aset Rusia yang belum juga berhenti menginvasi Ukraina, demikian pernyataan pemerintah Swiss pada Senin (28/2).

"Dengan mempertimbangkan intervensi militer Rusia ke Ukraina yang terus berlanjut, Konsul Federal mengambil keputusan pada 28 Februari untuk mengadopsi paket-paket sanksi yang dijatuhkan Uni Eropa pada 23 dan 25 Februari," bunyi pernyataan tertulis pemerintah Swiss, seperti dikutip dari Reuters.

Swiss juga sesegera mungkin akan menjatuhkan sanksi keuangan terhadap Presiden Vladimir Putin, PM Mikhail Mishustin, dan Menlu Sergei Lavrov.

Baca Juga: Saat Pesepakbola Ukraina Yaremchuk Menangis Di Liga Portugal

Swiss menegaskan solidaritas mereka pada Ukraina dan rakyatnya, serta akan mengantarkan bantuan kemanusiaan bagi mereka yang mengungsi ke Polandia," lanjut pernyataan pemerintah.

Presiden Swiss Ignazio Cassis kemarin memang sempat menyatakan bahwa sangat mungkin Swiss mengikuti langkah Uni Eropa dalam menangkar serangan Rusia.

Dalam sejarah Swiss selalu bimbang mengambil sikap.

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X