Ukraina Mengklaim Ungguli Rusia di Media Sosial Sejak Invasi

- Minggu, 6 Maret 2022 | 22:55 WIB
Ukraina mengklaim berhasil mengalahkan Rusia dalam mendominasi media sosial sejak Moskow melancarkan invasi ke negara itu  (Foto: pexels/tracy le blanc)
Ukraina mengklaim berhasil mengalahkan Rusia dalam mendominasi media sosial sejak Moskow melancarkan invasi ke negara itu (Foto: pexels/tracy le blanc)

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com-
Meski Presiden Volodymyr Zelensky 'bak katak dalam tempurung' di ibu kota Kyiv akibat ancaman bom dan pembunuhan pasukan Rusia. pemerintahnya terus meluncurkan serangan habis-habisan di media sosial demi mengalahkan informasi Rusia.

Ukraina mengklaim berhasil mengalahkan Rusia dalam mendominasi media sosial sejak Moskow melancarkan invasi ke negara itu. Pesan video Zelensky, yang sering dilengkapi teks bahasa Inggris, menjadi viral.

Tak hanya itu, warga Ukraina juga kerap mengunggah keberhasilan pasukan mereka dalam menekan pasukan Rusia. Keberhasilan ini juga menjadi pencarian dunia maya, salah satunya saat rudal Ukraina berhasil mengenai helikopter Rusia.

Video unik lain di kala perang, salah satunya terkait petani yang mencuri perangkat militer Rusia dengan traktor, juga menjadi viral di dunia maya.

Baca Juga: Meta, Google, Youtube hingga Tiktok Ramai ramai Batasi Akses Media Milik Rusia

"Dalam fase pertama konflik, terkait dengan opini internasional, warga Ukraina jauh di depan bila melihat (penyebaran) informasi," kata pendiri Predicta Lab, sebuah perusahaan Prancis yang memerangi disinformasi, Baptiste Robert, dikutip dari AFP.

Robert menyatakan, mayoritas video pro-Ukraina yang beredar di Twitter asli. Namun, ada beberapa klaim yang diungkapkan ternyata terbukti dibesar-besarkan.

Sebelumnya, pemerintah Kyiv memuji 13 penjaga perbatasan yang disebut tewas kala membela pulau di Laut Hitam dan terekam sempat mengejek pasukan Rusia. Namun, ternyata mereka selamat dan ini diakui pemerintah Ukraina.

Merespons dugaan 'melebih-lebihkan' informasi ini, Kedutaan Besar Ukraina di Paris membantah tuduhan tersebut, sembari menyatakan "kami tidak memberikan berita bohong."

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kronologi Tewasnya Ken Block

Rabu, 4 Januari 2023 | 07:05 WIB
X