Mengenal Resimen Azov Paramiliter Ukraina di Mariupol, Rusia: Mereka Ekstremis Neo Nazi!

- Sabtu, 19 Maret 2022 | 19:15 WIB
Ilustrasi militer Ukraina bersiaga di tengah gempuran pasukan Rusia (Tangkapan layar instagram@zelenskiy_official)
Ilustrasi militer Ukraina bersiaga di tengah gempuran pasukan Rusia (Tangkapan layar instagram@zelenskiy_official)

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com-
Rusia mengklaim Resimen Azov merupakan kelompok ekstremis Neo-Nazi yang mengganggu stabilitas keamanan di negara mereka. Siapa Resimen Azov?

Batalion Azov atau yang dikenal dengan Resimen Azov merupakan paramiliter atau pasukan milisi relawan Ukraina yang didirikan pada Mei 2014.

Para anggotanya yang sebagian besar bermarkas di Kota Mariupol merupakan kelompok militer yang terlatih dengan baik dan terdiri dari nasionalis dan radikal sayap kanan.

Mulanya, Azov merupakan milisi sukarelawan yang dibentuk di kota Berdyansk untuk mendukung tentara Ukraina dalam memerangi separatis pro-Rusia di Ukraina timur.

Baca Juga: Pengamat; Rusia bawa isu nazisme tapi tokoh neo-Nazi jadi aset

Beberapa pejuangnya berasal dari kelompok sayap kanan Pravyi (Sektor Kanan), yang anggota intinya merupakan warga Ukraina timur dan berbicara bahasa Rusia.

Kelompok itu juga sempat menganjurkan persatuan bangsa Slavia Timur yang terdiri dari Rusia, Belarusia, dan Ukraina. Kala itu, para pejuang Azov terdiri dari pendukung sepak bola dan yang lainnya dari kalangan nasionalis.

Analis dari Pusat Studi Eropa Timur Stockholm, Andreas Umland mengatakan asosiasi semacam Azov digambarkan sebagai "persahabatan bebas" atau kelompok neo-Nazi yang terorganisasi di Jerman.

Umland menyebut Azov sejak awal telah menarik perhatian karena simbol Wolfsangel Nazi yang digunakan sebagai lambangnya.

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X