Para Pahlawan Kemerdekaan Ukraina [1]: Dari Ibu Rumah Tangga Hingga Bapak yang Merelakan Kehilangan Dua Putra

- Kamis, 21 April 2022 | 20:21 WIB
Dubes Ukraina Apresiasi Dukungan Indonesia (Istimewa)
Dubes Ukraina Apresiasi Dukungan Indonesia (Istimewa)

JAKARTA, Jakarta.Suaramerdeka.com,- Pada saat negara memanggil para putranya untuk berjuang, jiwa-jiwa berani akan tergerak. Demikian pula yang terjadi di Ukraina saat ini, manakala mereka menghadapi invasi Rusia dengan segala kekejiannya.

Tidak semua dari mereka adalah para lelaki keras yang telah kehilangan rasa takut ditempa kehidupan keras. Bahkan seorang ibu rumah tangga bersama anak perempuan terkasihnya, ikut mengangkat senjata. Inilah, beberapa dari mereka yang akan kami tulis bersambung.

Oleh Butusin, ayah teladan yang kehilangan dua putra. Oleh Butusin dan keluarganya pindah dari Rusia ke Ukraina pada tahun 2014. Sebelumnya, dia berencana melaut dengan kapal dagang, atau membiakkan kuda dan sapi. Namun hidup di Rusia di masa Putin berkuasa, lebih banyak membuat jiwa dan kemanusiaan tersiksa.

Baca Juga: Perang dan Damai

Di Ukraina, Oleh bersama istri dan 12 anaknya tinggal di wilayah Ivano-Frankivsk. Pada tahun pertama setelah dia pindah ke Ukraina, Rusia mencaplok Krimea dan melancarkan serangan ke Donbas. Dia pun segera bergabung dengan Korps Sukarelawan Ukraina tidak jauh dari Donetsk.

Roman dan Leonid, kedua putra Oleh, setahun lebih menjadi relawan yang percaya pada kebenaran mempertahankan kedaulatan Ukraina. Keduanya gugur dalam pertempuran di wilayah Chernihiv pada Maret 2022.

Baca Juga: Rusia, Ukraina, AS dan NATO; Siapa Pandawa, Siapa Kurawa?

Oleh datang ke tempat anak-anaknya meninggal, menguburkan mereka dalam hening, menancapkan salib sebagai penanda kuburan keduanya, bahkan membawa tanah berlumur darah anak-anaknya itu ke Kalush, kota tempat tinggal keluarganya.

Terlepas dari kehilangan yang menyesakkan hati, pria itu menolak meninggalkan garis depan. "Pertarungan berlanjut, kemuliaan untuk kemenangan masa depan kita!" kata Oleh.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hubungan Indonesia - Kamboja Perlu Ditumbuhkan

Jumat, 25 November 2022 | 19:49 WIB

Krisis di Myanmar Berpotensi Ganggu Stabilitas Kawasan

Kamis, 24 November 2022 | 16:11 WIB
X