Ukraina Rayakan Hari Kemenangan dan Hari Persatuan Eropa

- Minggu, 8 Mei 2022 | 12:42 WIB
Di Tengah Invasi Rusia, Ukraina Rayakan Hari Kemenangan dan Hari Persatuan Eropa (Istimewa)
Di Tengah Invasi Rusia, Ukraina Rayakan Hari Kemenangan dan Hari Persatuan Eropa (Istimewa)

JAKARTA, Jakarta.Suaramerdeka.com,—Bangsa Ukraina menyempatkan diri memperingati hari kemenangan atas Nazisme dalam Perang Dunia II yang berlanjut dengan Hari Persatuan Eropa. Tahun ini kedua perayaan begitu bermakna karena Ukraina tengah membebaskan diri dari upaya penjajahan Rusia.

Perang Dunia II di Eropa pecah, salah satunya akibat perseteruan ambisi pemimpin Jerman Adolf Hitler yang berhaluan fasisme dan diktator komunis Uni Sovyet Joseph Stalin. Sedikitnya 60 juta orang tewas hingga akhirnya Nazi Jerman menyerah pada 8 Mei dan Perang Dunia II resmi berakhir.

Sementara 9 Mei diperingati sebagai Hari Eropa untuk mengenang Deklarasi Schuman, Menteri Luar Negeri Prancis yang pada 9 Mei 1950 mengusulkan hubungan damai antar negara Eropa. Saat itu Schuman merintis industri batu bara dan baja antara Prancis dan Jerman Barat.

Baca Juga: Pulang

Duta Besar Ukraina untuk Indonesia Vasyl Hamianin menuturkan seperti halnya Hari Raya Paskah bagi umat Kristen dan Idul Fitri bagi warga Muslim Ukraina, hari kemenangan atas Nazisme dalam Perang Dunia II dan Hari Persatuan Eropa digelar dalam suasana keprihatinan.

“Seluruh dunia menjadi saksi, Ukraina menjadi korban kelemahan, ketakutan, serta keragu-raguan masyarakat internasional pada saat itu akhirnya mendorong Rusia yang dipimpin diktator Vladimir Putin menjalankan ambisi dan kejahatan melalui agresi militer,” katanya di Jakarta, Minggu (8/5/2022).

Baca Juga: Pulang dan Doa

Delapan dekade telah berlalu dan kini, lanjutnya, namun Rusia membuat Eropa harus kembali dipaksa menuju jurang perang global. “Hari ini, umat manusia harus menerima dan menyadari ketidakmampuannya untuk mengingat pengalaman pahit dan belajar dari sejarah Perang Dunia II.”

Pada tahun 1939-45, bangsa Ukraina berjuang bersama dengan koalisi anti-Hitler Tentara Merah, Tentara Pemberontak Ukraina, milisi Sekutu Barat, pasukan gerilya, juga gerakan bawah tanah dan berkontribusi besar dalam meraih kemenangan atas Nazisme.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X