Ukraina Rayakan Hari Kemenangan dan Hari Persatuan Eropa

- Minggu, 8 Mei 2022 | 12:42 WIB
Di Tengah Invasi Rusia, Ukraina Rayakan Hari Kemenangan dan Hari Persatuan Eropa (Istimewa)
Di Tengah Invasi Rusia, Ukraina Rayakan Hari Kemenangan dan Hari Persatuan Eropa (Istimewa)

Baca Juga: Tujuan dan Perjalanan

Tanah Ukraina, yang telah dilanda perang sebanyak dua kali, menjadi salah satu medan yang perang yang banyak memakan korban akibat penjajahan fasis Nazi maupun represi yang dilakukan komunis Uni Sovyet.

Presiden Ukraina saat ini, Volodymyr Zelenskyy merupakan cucu dari penyintas kamp konsentrasi fasis Nazi. Tiga adik dari kakek Presiden Zelenskky diketahui tewas akibat holocaust. Sementara di masa Uni Sovyet, ribuan warga minoritas Muslim tewas dalam kamp yang dibangun pemerintah tangan besi komunis.

Baca Juga: Fiat Mirafiori Bapak

“Dua masa tersebut membuat bangsa Ukraina sangat memahami akibat negatif dari perang dan represi. Dan sama seperti masa-masa sebelumnya, Ukraina berperang melawan agresor Rusia. Perjuangan kami ini telah berlangsung selama delapan tahun,” tegasnya

Seperti halnya perjuangan bangsa Indonesia membebaskan diri dari penjajahan, Ukraina dengan seluruh daya upaya hingga titik darah penghabisan tidak boleh ditaklukan Rusia yang menindas kebebasan, peradaban, demokrasi dan nilai-nilai kemanusiaan global.

“Jika 80 tahun lalu Ukraina melawan Nazisme, maka kali ini musuh yang harus dihadapi adalah RASCHISME yakni fasisme dan nasionalisme imperial versi Vladimir Putin yang terbukti melakukan banyak pelanggaran serupa Adolf Hitler,” tuturnya.

Baca Juga: Soekarno Sungkawa

Organisasi Hak Asasi Manusia (HAM) nasional dan internasional telah mendapati banyak bukti tindak penjarahan, pembunuhan secara massal, pemerkosaan, perampok, penyiksaan, dan menerapkan kebijakan kerja paksa berikut menyiksa anak-anak dan perempuan.

Mengikuti jejak para Stalinis dan Nazi, Rusia telah mencuri, menjarah dan mengekspor gandum Ukraina. Pada saat yang sama, Rusia juga memblokir pengiriman dari pelabuhan-pelabuhan Ukraina, dengan demikian mengancam seluruh sistem keamanan pangan global.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hubungan Indonesia - Kamboja Perlu Ditumbuhkan

Jumat, 25 November 2022 | 19:49 WIB

Krisis di Myanmar Berpotensi Ganggu Stabilitas Kawasan

Kamis, 24 November 2022 | 16:11 WIB
X