Masuk Kategori Kasus Langka" Terkait Israel, DK PBB Mengutuk Pembunuhan Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 10:14 WIB
Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengutuk pembunuhan jurnalis Al Jazeera Palestina-Amerika Shireen Abu Akleh saat melakukan peliputan di Tepi Barat yang diduduki Israel (Screenshoot instagram/@kasihpalestina)
Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengutuk pembunuhan jurnalis Al Jazeera Palestina-Amerika Shireen Abu Akleh saat melakukan peliputan di Tepi Barat yang diduduki Israel (Screenshoot instagram/@kasihpalestina)

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com-
Dengan suara bulat DK PBB(Dewan Keamanan PBB) menyebutnya sebagai "kasus langka" berkaitan dengan Israel. Mereka juga menyerukan akan segera melakukan investigasi terkait pembunuhan ini.

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengutuk pembunuhan jurnalis Al Jazeera Palestina-Amerika Shireen Abu Akleh saat melakukan peliputan di Tepi Barat yang diduduki Israel.

"Penyelidikan segera, menyeluruh, transparan, dan tidak memihak atas pembunuhannya," Dalam sebuah pernyataan dikutip dari AFP, Sabtu (14/5).

Abu Akleh meninggal dunia saat melakukan peliputan operasi militer Israel di Kota Jenin, Tepi Barat, Rabu (11/5) lalu.

Baca Juga: Jurnalis Al Jazeera Tewas Tertembak Pasukan Israel Saat di Kota Jenin

Sejumlah saksi mata mengatakan Abu Akleh dibunuh oleh pasukan Israel. Tak hanya itu, video menunjukkan tembakan terus dilakukan saat jurnalis lain di tempat kejadian berupaya menolong Abu Akleh.

Saat proses pemakanan dilakukan, kekerasan justru tidak berhenti. Warga Palestina yang rela hadir ke pemakaman Abu Aklek mendapat perlakuan kekerasan dari Israel.

Polisi Israel menyerbu kerumunan pelayat yang mengibarkan bendera Palestina saat peti jenazah Abu Akleh meninggalkan rumah sakit St Joseph di Yerusalem timur, wilayah yang dicaplok Israel.

Dalam video siaran langsung yang diunggah oleh akun Twitter Al Jazeera @AJEnglish pada Jumat (13/5) malam, tampak pasukan Israel memukuli sejumlah warga Palestina yang sedang mengangkat peti jenazah Abu Akleh.

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Din Syamsuidin Hadiri Konferensi di Russia

Sabtu, 21 Mei 2022 | 23:18 WIB

Presiden Korsel Sebut Indonesia Mitra Khusus

Rabu, 11 Mei 2022 | 13:05 WIB
X