Sri Lanka Dinyatakan Bangkrut! KBRI di Kolombo Belum Putuskan Evakuasi Wajib Bagi WNI

- Kamis, 23 Juni 2022 | 23:32 WIB
Krisis valuta asing, lonjakan harga makanan, obat-obatan hingga bahan bakar minyak membuat Sri Lanka kini diklaim sebagai negara bangkrut! (Screenshoot instagram/@gotabayar)
Krisis valuta asing, lonjakan harga makanan, obat-obatan hingga bahan bakar minyak membuat Sri Lanka kini diklaim sebagai negara bangkrut! (Screenshoot instagram/@gotabayar)

KBRI, lanjutnya, terus melakukan pemantauan situasi dan berkomunikasi dengan seluruh WNI. Berdasarkan data hingga Mei 2022, jumlah warga Indonesia di Sri Lanka mencapai 306 orang.

Mekanisme pemantauan dan komunikasi dilakukan melalui grup WhatsApp dan pengumuman terbaru melalui situs resmi KBRI.

Baca Juga: Klarifikasi Mahathir Soal Seruan Negeri Jiran Harus Mengklaim Wilayah Kepulauan Riau

Namun, Heru mengatakan masih banyak WNI yang masih memutuskan bertahan di Sri Lanka karena masih mendapat fasilitas yang memadai termasuk gaji, makan, dan akomodasi. Heru menuturkan mayoritas WNI tersebut bekerja sebagai terapis spa.

Namun, Heru tak menampik terdapat sejumlah WNI terapis spa di Sri Lanka yang turut menghadapi kendala terkait hak gaji di situasi krisis saat ini.

"Secara umum mereka masih dapat memenuhi kebutuhan dasar untuk dapat hidup secara layak," jelas Heru lagi.

Keluhan WNI lain umumnya terkait nilai gaji yang tergerus imbas nilai inflasi dan harga kebutuhan pokok yang melonjak.

Menurut Heru, sebagian besar WNI di Sri Lanka masih dapat mengelola situasi krisis.

Sementara itu, terdapat WNI yang kembali ke tanah air imbas kondisi yang semakin parah di Sri Lanka.

Kebijakan Pemerintah Sri Langka paska dinyatakan bangkrut

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemberian Beasiswa ASEAN-Maybank

Senin, 8 Agustus 2022 | 20:08 WIB

Ada Restu China Dalam Kunjungan Pelosi ke Taiwan

Rabu, 3 Agustus 2022 | 12:57 WIB

Presiden Zelenskyy Yakin Ukraina Akan Menang

Minggu, 24 Juli 2022 | 14:44 WIB
X