Presiden Minggat Ke Maladewa, Sri Lanka Umumkan Status Darurat Nasional

- Rabu, 13 Juli 2022 | 16:07 WIB
Sri Lanka mengumumkan status darurat nasional pada Rabu (13/7), usai Presiden Gotabaya Rajapaksa minggat ke Maladewa menggunakan pesawat militer (Screenshoot instagram/@gotabayar)
Sri Lanka mengumumkan status darurat nasional pada Rabu (13/7), usai Presiden Gotabaya Rajapaksa minggat ke Maladewa menggunakan pesawat militer (Screenshoot instagram/@gotabayar)

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com-
Salah urus pemerintah hingga praktik korupsi yang diperparah dengan pandemi Covid-19 membuat krisis ekonomi Sri Lanka terus meluas.

Sri Lanka dinyatakan bangkrut dan pada puncaknya massa rakyat menyerbu rumah dinas Presiden Gotabaya Rajapaksa yang sebelumnya sudah kabur bersama keluarganya.

Sri Lanka mengumumkan status darurat nasional pada Rabu (13/7), usai Presiden Gotabaya Rajapaksa minggat ke Maladewa menggunakan pesawat militer.

"Karena presiden berada di luar negeri, status darurat telah diumumkan untuk menangani situasi di negara ini," kata juru bicara Perdana Menteri Sri Lanka, Dinouk Colombage, kepada AFP.

Baca Juga: Seni Bersabar ala Jemaah Haji

Polisi juga memberlakukan jam malam tanpa batas di seluruh Provinsi Barat, termasuk ibu kota Kolombo, untuk meredam protes massa.

Sementara itu, salah satu warga negara Indonesia  bernama Merita yang tinggal di Sri Lanka mengungkapkan situasi di negara Asia Selatan tersebut

Ia juga mengonfirmasi aturan jam malam untuk mengantisipasi keramaian imbas pengunduran diri Gotabaya.

"Akan ada curfew (dan)'sudah berlaku di Kolombo," ucap dia.

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hubungan Indonesia - Kamboja Perlu Ditumbuhkan

Jumat, 25 November 2022 | 19:49 WIB

Krisis di Myanmar Berpotensi Ganggu Stabilitas Kawasan

Kamis, 24 November 2022 | 16:11 WIB
X