Ramai-ramai Perusahaan Global PHK Karyawan, Mulai Dari Ford, Microsoft hingga Twitter

- Jumat, 22 Juli 2022 | 16:30 WIB
Produsen mobil asal Amerika Serikat Ford Motor Co. akan memutus hubungan kerja (PHK) dengan 8.000 orang karyawannya (Screenshoot instagram/@ford)
Produsen mobil asal Amerika Serikat Ford Motor Co. akan memutus hubungan kerja (PHK) dengan 8.000 orang karyawannya (Screenshoot instagram/@ford)

 

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com-
Paska Pandemi Covid-19 yang makin melandai bukan berarti persoalan selesai terutama bagi kegiatan perekonomian.

Setelah banyak Perusahaan start up yang tumbang, terkini banyak perusahaan global melakukan gelombang PHK besar besaran dengan berbagai alasan serta pertimbangan.

Produsen mobil asal Amerika Serikat Ford Motor Co. akan memutus hubungan kerja (PHK) dengan 8.000 orang karyawannya.

Langkah ini dilakukan karena perusahaan sedang meningkatkan keuntungan masuk ke pasar kendaraan listrik.

Baca Juga: Pecah Rekor, Penjualan Mesin Potong Rumput Honda Capai Angka Tertinggi

Mengutip Bloomberg, Jumat (22/7), PHK mulai dilakukan beberapa minggu mendatang di unit Ford Blue yang baru dibuat untuk bertanggung jawab memproduksi kendaraan mesin pembakaran internal. Namun, rencana ini belum mencapai kesepakatan akhir dan masih bisa berubah.

Ford masih menolak berkomentar tentang rencana PHK itu. Perusahaan itu menyatakan akan fokus pada pembentukan kembali organisasi untuk memanfaatkan pertumbuhan kendaraan listrik

"Kami telah menetapkan target yang jelas untuk menurunkan struktur biaya kami untuk memastikan kami ramping dan sepenuhnya kompetitif dengan yang terbaik di industri ini," kata Chief Communications Officer Mark Truby dalam sebuah pernyataan

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Annie Ernaux Raih Nobel Sastra 2022

Kamis, 6 Oktober 2022 | 22:28 WIB

Pameran Buku Frankfurt ke-74 Siap Digelar

Kamis, 6 Oktober 2022 | 20:46 WIB

Ukraina Didorong Ciptakan Perdamaian dengan Rusia

Rabu, 5 Oktober 2022 | 22:37 WIB
X