Saling Gempur Militer Israel vs Jihad Islam di Jalur Gaza Terus Berlanjut

- Minggu, 7 Agustus 2022 | 12:44 WIB
Israel memperingatkan bahwa serangan udara mereka untuk melawan gempuran milisi Palestina di Jalur Gaza bakal bertahan hingga satu pekan (Screenshoot instagram/@kasihpalestina)
Israel memperingatkan bahwa serangan udara mereka untuk melawan gempuran milisi Palestina di Jalur Gaza bakal bertahan hingga satu pekan (Screenshoot instagram/@kasihpalestina)

 

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com-
Eskalasi di Gaza terus terjadi setelah Israel menangkap salah satu tokoh penting Jihad Islam, yakni Bassem al-Saadi, pada pekan ini.

Israel memperingatkan bahwa serangan udara mereka untuk melawan gempuran milisi Palestina di Jalur Gaza bakal bertahan hingga satu pekan. Perang ini pun disebut-sebut yang paling parah sejak tahun lalu.

"(Pasukan) bersiap untuk operasi bertahan hingga sepekan," ujar seorang juru bicara militer Israel kepada AFP, Sabtu (6/8).

Jubir itu kemudian mengatakan bahwa hingga saat ini, belum ada perundingan damai antara Israel dan Hamas.

Baca Juga: Polri Bantah Jika Irjen Ferdi Sambo Ditangkap

Sumber kelompok milisi Jihad Islam di Palestina juga menegaskan tak akan ada gencatan senjata dalam waktu dekat.

Meski demikian, profesor ilmu politik Universitas Al-Azhar di Jalur Gaza, Jamal al-Fadi, menganggap perang ini akan berakhir "dalam hitungan hari."

"Jihad Islam menanggapi (serangan) dengan sangat terbatas demi mencegah penjajah (Israel) memperkuat serangan udaranya," tutur Fadi.

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Annie Ernaux Raih Nobel Sastra 2022

Kamis, 6 Oktober 2022 | 22:28 WIB

Pameran Buku Frankfurt ke-74 Siap Digelar

Kamis, 6 Oktober 2022 | 20:46 WIB

Ukraina Didorong Ciptakan Perdamaian dengan Rusia

Rabu, 5 Oktober 2022 | 22:37 WIB
X