9 Agustus 1945: Bom Bernama Imut "Fat Man" Hancurkan Kota Nagasaki

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 08:00 WIB
Monumen Peristiwa Kelam Kota: Nagasaki Peace Park (Screenshoot instagram/@discover_nagasaki)
Monumen Peristiwa Kelam Kota: Nagasaki Peace Park (Screenshoot instagram/@discover_nagasaki)

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com- Pada tanggal 9 Agustus 1945, bom atom kedua dijatuhkan oleh Amerika Serikat di Nagasaki, yang akhirnya mengakibatkan Jepang menyerah tanpa syarat pada Perang Dunia II.

Kehancuran yang terjadi di Hiroshima tidak cukup untuk meyakinkan Dewan Perang Jepang untuk menerima permintaan Konferensi Potsdam untuk menyerah tanpa syarat.

Jepang 'Ngeyel' Tolak Menyerah

Faktanya, antara pertengahan April hingga Juli 1945 (ketika Presiden Harry Truman menjabat) pasukan Jepang menimbulkan korban bagi Tentara Sekutu yang berjumlah hampir setengah dari yang diderita dalam tiga tahun penuh perang di Pasifik.

Membuktikan bahwa 'Pasukan Matahari Terbit' menjadi lebih mematikan ketika menghadapi kekalahan.

Baca Juga: 6 Agustus 1945: Pagi Paling Kelam Mencekam Bagi Bangsa Jepang, Bom Atom Di Hiroshima

Pada akhir Juli, pemerintah militer Jepang menolak permintaan Sekutu untuk menyerah yang dituangkan dalam Deklarasi Potsdam, yang mengancam Jepang dengan “kehancuran segera dan total” jika mereka menolak.

Jenderal Douglas MacArthur dan komandan tinggi militer lainnya lebih memilih melanjutkan pemboman konvensional Jepang yang sudah berlaku dan menindaklanjuti dengan invasi besar-besaran, dengan nama sandi "Operation Downfall".

Mereka memberi tahu Truman bahwa invasi semacam itu akan mengakibatkan korban AS hingga 1 juta.

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Annie Ernaux Raih Nobel Sastra 2022

Kamis, 6 Oktober 2022 | 22:28 WIB

Pameran Buku Frankfurt ke-74 Siap Digelar

Kamis, 6 Oktober 2022 | 20:46 WIB

Ukraina Didorong Ciptakan Perdamaian dengan Rusia

Rabu, 5 Oktober 2022 | 22:37 WIB
X