Vladimir Putin Resmi Akui Wilayah Kherson dan Zaporizhzhia di Ukraina Wilayah Milik Moskow

- Jumat, 30 September 2022 | 09:10 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin secara resmi mengakui wilayah Kherson dan Zaporizhzhia di Ukraina sebagai wilayah milik Moskow (Screenshoot instagram/@leadervladimirputin)
Presiden Rusia Vladimir Putin secara resmi mengakui wilayah Kherson dan Zaporizhzhia di Ukraina sebagai wilayah milik Moskow (Screenshoot instagram/@leadervladimirputin)

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com-  Kremlin menyatakan pengakuan 4 wilayah Ukraina akhirnya bergabung ke Rusia sudah mengacu pada prinsip dan norma yang diakui secara universal dari hukum internasional, prinsip persamaan hak, serta penentuan nasib sendiri yang diabadikan dalam Piagam PBB.

Terkini Presiden Rusia Vladimir Putin secara resmi mengakui wilayah Kherson dan Zaporizhzhia di Ukraina sebagai wilayah milik Moskow. Hal ini dituangkan melalui dekrit yang diteken pada Kamis waktu setempat.

Dalam penandatanganan dekrit ini, Putin bersama para pejabat Rusia mengadakan upacara resmi.

"Mengakui kedaulatan dan kemerdekaan wilayah Kherson dan Zaporizhzhia, berlaku sejak hari penandatanganan," tulis dokumen yang dilaporkan oleh Russia Today itu, dimuat Jumat (30/9/2022).

Baca Juga: Uji Kesigapan Personel Jelang KTT G20, Angkasa Pura I Gelar Latihan Penanggulangan keadaan darurat di Bandara

Sebelum memulai perang para 24 Februari lalu, Putin juga telah mengakui dua wilayah Ukraina sebagai milik Moskow pada 22 Februari 2022. Yakni Republik Rakyat Donetsk (DPR) dan Republik Rakyat Lugansk (LPR)

Pengakuan-pengakuan ini dilakukan setelah Kremlin mengadakan referendum di wilayah-wilayah itu pada 22 hingga 27 September 2022.

Di wilayah Kherson, 87,05% memilih untuk menyatakan kemerdekaan dan bergabung dengan Federasi Rusia sementara Zaporozhye 93,23% menyetujui gagasan berpisah dari Ukraina.

Pro Moskow juga mengadakan referendum DPR dengan 99,23% yang memberikan suara setuju. Sedangkan untuk referendum di LPR, angkanya sedikit lebih rendah yaitu 98,42%.

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hubungan Indonesia - Kamboja Perlu Ditumbuhkan

Jumat, 25 November 2022 | 19:49 WIB

Krisis di Myanmar Berpotensi Ganggu Stabilitas Kawasan

Kamis, 24 November 2022 | 16:11 WIB
X