174 Orang Tewas, Tragedi Kanjuruhan Jadi yang Terburuk Kedua dalam Sejarah Sepakbola Dunia!

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 13:14 WIB
Hingga Minggu (2/10) siang, korban tewas dalam kejadian ini sudah menembus 127 jiwa. Dikhawatirkan angkanya bakal terus bertambah, karena masih banyak korban yang ditangani di rumah sakit. (Screenshoot twitter.com/@liga1match2022)
Hingga Minggu (2/10) siang, korban tewas dalam kejadian ini sudah menembus 127 jiwa. Dikhawatirkan angkanya bakal terus bertambah, karena masih banyak korban yang ditangani di rumah sakit. (Screenshoot twitter.com/@liga1match2022)

 

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com - Sabtu malam, 1 Oktober 2022, kabar duka datang dari Malang. Suporter Arema mengamuk usai tim kesayangannya kalah 2-3 atas Persebaya Surabaya, dalam laga Liga 1 2022/2023 yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10).

Hingga Minggu (2/10) siang, korban tewas dalam kejadian ini sudah menembus 127 jiwa. Dikhawatirkan angkanya bakal terus bertambah, karena masih banyak korban yang ditangani di rumah sakit.

Bahkan laporan ke redaksi dari lapangan korban dari tragedi kanjuruhan mencapai angka 153 orang tewas akibat berdesak desakan didalam stadion.

Dilihat dari jumlah nyawa yang terenggut, tragedi Kanjuruhan, disebut sebagai yang terburuk kedua sepanjang sejarah sepakbola.

Baca Juga: Buntut Tragedi Kanjuruhan, Presiden Berduka Minta Liga 1 Dihentikan Sementara, Evaluasi Total

Kejadian paling mengerikan, berlangsung di Estadion Nacional Peru pada 24 Mei 1964. Saat itu Peru sedang menjamu Argentina pada laga kualifikasi Olimpiade.

Keputusan wasit yang menganulir gol Peru vs Argentina membakar amarah pendukung tuan rumah yang kemudian merangsek ke lapangan. Polisi membalas dengan menembakkan gas air mata ke kerumunan, hingga memicu kepanikan massal.

Suporter yang berusaha menyelamatkan diri, terjebak oleh pintu stadion yang tidak dapat dibuka. Tak ayal, 328 orang meninggal karena terinjak-injak, mengalami pendarahan internal dan sesak nafas.

Halaman:

Editor: Arief Sinaga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hubungan Indonesia - Kamboja Perlu Ditumbuhkan

Jumat, 25 November 2022 | 19:49 WIB

Krisis di Myanmar Berpotensi Ganggu Stabilitas Kawasan

Kamis, 24 November 2022 | 16:11 WIB
X