Kasus Kekerasan Pelajar, Ono Surono Minta Anggaran Kegiatan Ekstrakurikuler di Jabar Dibedah

- Selasa, 21 Maret 2023 | 17:40 WIB

BANDUNG, jakarta.suaramerdeka.com - Kasus tawuran dan juga kekerasan yang menimpa pelajar termasuk di Bogor membuat Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono menginstruksikan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bogor untuk membedah anggaran dinas pendidikan Provinsi Jawa Barat terkait dengan kegiatan ekstrakurikuler siswa SMK .

Pernyataan Kang Ono itu menjawab keluhan Koordinator Forum OSIS Kota Bogor Azhar P Dedytama bahwa tawuran dan kekerasan pada pelajar tak terlepas pula karena kurangnya kegiatan ekstra kurikuler dan kegiatan lain selain belajar mengajar saat berdiskusi pada awal pekan ini.

Untuk itu, Ono menjadikannya catatan. "Kami mendorong alokasi anggaran untuk SMK yang fokus pada fasilitas praktik dan kegiatan lain untuk mencegah tawuran dan tindak kekerasan pada pelajar," katanya dalam keterangan yang diterima, Selasa (21/3/2023).

Tak hanya itu, muncul pula aspirasi dari forum untuk mengembalikan kewenangan SMA/SMK yang sudah diambil alih Pemerintah Provinsi Jawa Barat ke kabupaten dan kota. Pasalnya, ada keluhan bahwa tak jarang UPTD Pendidikan Provinsi, tidak bisa mengambil keputusan atas permasalahan dan harus langsung ke Kepala Dinas Pendidikan yang berkantor di Bandung.

Baca Juga: Emil Tahu Didemo Soal Jalan, Pilih Maklumi Siap Perbaiki, Bisa Dicek Saat Arus Mudik Lebaran

Menanggapi hal tersebut, Kang Ono menegaskan akan menyampaikan kepada Pemerintah Pusat melalui DPR RI tentang sulitnya komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi bila ada permasalahan di samping aspirasi untuk mengembalikan SMA SMK di bawah kewenangan kota dan kabupaten.

Dijelaskan Anggota Komisi IV DPR RI itu, Jawa Barat masih memiliki indeks durasi sekolah hanya 8,9 tahun. Artinya pendidikan yang diikuti hanya sampai kelas 9 atau 3 SMP. Padahal seharusnya pendidikan menjadi prioritas yang paling utama sehingga perlu dilakukan pula evaluasi mendalam tentang program pendidikan di Jawa Barat sehingga bisa lebih baik lagi dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

Usai diskusi, Kang Ono dan rombongan berkunjung ke kediaman Almarhum Arya Saputra, Siswa SMK Bina Warga yang meninggal karena dibacok oleh siswa SMK lainnya di Kota Bogor.

Baca Juga: Indonesia Promosikan Pariwisata dan Produk UMKM Dalam Negeri di Moskow Rusia

Hadir dalam diskusi tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Dadang Danubrata serta Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bogor, Laniasari, Iwan Ismanto dan Ence Setiawan serta Ketua Taruna Merah Putih Jawa Barat, Niko Rinaldo.

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jumat Lusa Satu lagi Parpol Dukung Ganjar

Rabu, 7 Juni 2023 | 19:35 WIB
X