Program TOSS Milik Kabupaten Klungkung, Menjadi Role Model Pengolahan Sampah di Berbagai Negara Lainnya

- Sabtu, 1 April 2023 | 12:20 WIB
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memaparkan Program Inovasi Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) dalam Acara Peluncuran dan Acara Kick-off Proyek Regional Peningkatan Pengelolaan Sampah Perkotaan di Asia Tenggara
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memaparkan Program Inovasi Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) dalam Acara Peluncuran dan Acara Kick-off Proyek Regional Peningkatan Pengelolaan Sampah Perkotaan di Asia Tenggara

JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com - Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta memaparkan Program Inovasi Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) dalam Acara Peluncuran dan Acara Kick-off Proyek Regional Peningkatan Pengelolaan Sampah Perkotaan.

Di Asia Tenggara atau dikenal juga dengan ASEAN Municipal Solid Waste Management. Enhancement (AMUSE).

Acara yang berlangsung di Conrad Bali, Nusa Dua ini menjadi ajang untuk memperkenalkan program pengelolaan sampah yang telah berhasil dilaksanakan di Kabupaten Klungkung ke dunia internasional.

Baca Juga: Pos Indonesia Dipercaya Salurkan Bansos Beras ke 18 Provinsi bagi 13 Juta Keluarga Penerima Manfaat

“TOSS merupakan program pengelolaan sampah yang dimulai dengan pemilahan sampah dari rumah tangga di Kota Semarapura, yang terdiri dari 6 kelurahan.

Selanjutnya, sampah organik diolah menjadi kompos, sampah anorganik dijadikan bahan daur ulang untuk industri daur ulang, dan sebagian residu diolah menjadi (RDF) Refuse Derived Fuel untuk Energi Baru Terbarukan (EBT),” tutur Suwirta usai pemaparannya di Bali, Kamis (30/03/2023).

Proyek AMUSE dilaksanakan dibawah Sekretariat ASEAN dan Kementerian Ekonomi dan Pembangunan Jerman.

Baca Juga: Ini Risiko dari Keberadaan Depo BBM

AMUSE ini bertujuan untuk meninjau struktur tata kelola proyek dan pelaksanaan rencana proyek, memberikan arahan dan rekomendasi untuk memastikan semua target yang ditetapkan dapat tercapai.

Termasuk menjelaskan tahap demi tahap pertukaran pembelajaran dengan topik pengelolaan sampah kota dan pariwisata berkelanjutan di ASEAN,” papar Penasehat Utama dan Penasihat Koordinator Klaster ASEAN, Shameer Khanal Shaliha Afifa Anistia.

Program TOSS Center ini telah meraih penghargaan sebagai inovasi pelayanan publik Top 40 tahun 2018 dan Top 5 Outstanding Achievement pada tahun 2022.

Baca Juga: Mudahkan dan Tawarkan Lifestyle Baru, SPKLU Franchise PLN Kini Hadir di Lombok Epicentrum Mall

Apresiasi juga datang dari Menteri Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan Republik Kongo, Arlete Soudan Nonault juga mengunjungi Kabupaten Klungkung.

“Saya sangat kagum dengan inovasi ini. Saya sudah menyaksikan langsung kegiatan operasional untuk mengolah sampah organik dan anorganik dan saya sangat mengapresiasinya.

Halaman:

Editor: Budi Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jumat Lusa Satu lagi Parpol Dukung Ganjar

Rabu, 7 Juni 2023 | 19:35 WIB
X