JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com-Tengah jadi sorotan setelah sebagian relawan pendukung Gibran dan Jokowi menyatakan dukungannya kepada Prabowo.
Dukungan tersebut disampaikan usai Prabowo makan malam dengan Gibran di angkringan Omah Semar, Solo, pada jumat (19/5).
Kelompok relawan bakal calon presiden Ganjar Pranowo, Nyi Mega (Nyawiji Menangke Ganjar), tak ambil pusing usai Gibran Rakabuming mengajak pendukungnya untuk mendukung Prabowo Subianto.
Para pendukung Ganjar itu menyampaikan pernyataan tersebut saat berkumpul dalam kegiatan Kenduri Masyarakat Jogja untuk Ganjar Pranowo RI 1 di Plataran Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949 Yogyakarta pada Sabtu.
Baca Juga: Kapolri : Jaga Nilai Persatuan Kesatuan Untuk Wujudkan Visi Indonesia Emas 2045
Salah satu tokoh undangan, anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Idham Samawi, menyebut kelompok Nyi Mega tak mempermasalahkan momen Gibran bertemu, bahkan mengundang relawannya yang kemudian menyatakan dukungan kepada Prabowo sebagai capres di Pemilu 2024 mendatang.
"Itu saya kira apakah betul itu (mengundang relawan) dari Mas Gibran dan sebagainya, enggak tahu. Tapi apapun juga, itu hanya 15 (kelompok) dari sekian ratus relawannya Gibran. Apakah mencerminkan itu sikap dari Mas Gibran? Enggak tahu," kata Idham
Para relawan, lanjutnya, memahami arti beda pilihan di tengah kelompok simpatisan sebagai salah satu bentuk kedewasaan dalam berdemokrasi. Baginya, baik Ganjar mau pun Prabowo merupakan putra-putra terbaik bangsa.
Selain itu, Idham melihat pertemuan Gibran dan Prabowo adalah bagian dari sebuah dinamika dan interaksi yang melibatkan tokoh politik.
"Ya, kita hormati lah. Itu kan bagian dari upaya-upaya seorang calon presiden. Hari ini yang sudah kelihatan kan Ganjar, Prabowo, Anies. Jadi, monggo dipersilakan," ucapnya.
Idham pun yakin Presiden Joko Widodo tegak lurus dengan sikap partai dan pada saatnya akan mengalamatkan dukungannya kepada Ganjar Pranowo. Dia percaya Jokowi belum mengumumkan sosok pilihannya lantaran terikat etika selaku kepala negara.
Sementara itu Koordinator Relawan Gibran, Kuat Hermawan Santoso, mengatakan sikap tersebut berdasarkan hasil konsolidasi sejumlah organ relawan di Jawa Tengah dan Jawa Timur setelah bersilaturahmi dengan Gibran di rumah dinasnya akhir bulan lalu.
Artikel Terkait
Guru Besar Unhan: Buku Geopolitik Soekarno Karya Hasto jadi Referensi pada Tatanan Strategis
Hasil Liga Inggris: Liverpool Ditahan Villa 1-1, Peluang Ke Zona Liga Champions Terancam Gagal
Pesan Menyentuh Haaland Usai The Citizen Juara Liga Inggris: C'mon City!