Sejumlah Pejabat Biayai KST Papua

- Kamis, 23 September 2021 | 21:34 WIB
Anggota Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno Laksono. (Foto: Koordinatoriat Wartawan Parlemen/Winarso)
Anggota Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno Laksono. (Foto: Koordinatoriat Wartawan Parlemen/Winarso)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com- Sejumlah pejabat daerah di Papua diduga turut bermain dan memperkeruh suasana, sehingga konflik masih berjalan lama.

Bahkan, keterlibatannya cukup dalam, termasuk membiayai aksi yang dilakukan oleh kelompok separatis teroris (KST) Papua.

"Siapa dan apa jabatannya, itulah yang harus dibuka oleh aparat keamanan," kata anggota Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno Laksono di Media Center DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis, 23 September 2021.
 
 
Hal itu disampaikannya dalam diskusi Dialektika Demokrasi bertema 'Jalan Terjal Pemberantasan KKB di Papua.' Menurutnya, keterlibatan pejabat-pejabat itu sudah mulai muncul di media massa.
 
Selain itu, kata dia, laporan mengenai hal itu juga dibahas di Komisi I. Pejabat dimaksud memiliki jabatan yang cukup tinggi, baik di daerah daerah tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
 
“Mereka membiayai gerakan-gerakan teroris dengan memberikan senjata, memberikan uang, bahkan mencari pelatih-pelatih buat para personilnya. Khususnya untuk penyerangan dan perusakan terhadap fasilitas umum dan fasilitas sosial,” ungkapnya.
 
 
Mereka melakukan hal itu dengan berbagai macam kepentingan. Misalnya agar supaya kebijakan ataupun urusan pimpinan daerah tidak terganggu.
 
“Termasuk juga agar ada fasilitas yang dibakar. Sehingga ada alasan untuk membangun baru,” ujarnya. Yang jelas, lanjutnya, para pejabat itu ditengarai sebagai bagian dari permasalahan dan bukan bagian dari solusi.
 
Oleh karena itu, Dave menilai pentingnya personil TNI/Polri dan BIN untuk memantau hal tersebut. "Kumpulkan data, sehingga lebih cepat untuk bisa diproses secara hukum. Jadi yang  memang terbukti terlibat, bisa segera langsung diproses," tandasnya. ***
 
 

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Perlindungan Data Pribadi Sangat Penting

Selasa, 7 Februari 2023 | 19:25 WIB
X