Menaker Ida Fuziyah Borong Alpukat di Manokwari Usai Raker dengan Wapres

- Jumat, 15 Oktober 2021 | 08:25 WIB
Suaramerdeka/Wahyu Atmadji
Suaramerdeka/Wahyu Atmadji

JAKARTAjakarta.suaramerdeka.com - Pedagang alpukat di Manokwari, tepatnya yang berjualan sebelah kantor Gubernur Papua Barat, panen.

Dagangan mereka diborong Menaker Ida Fauziyah usai Rakor bersama Wakil Presiden RI, KH Ma'ruf Amin.

Rapat kordinasi terpadu Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua Barat serta Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Ekstrim di Lima Kabupaten Prioritas di Kantor Gubernur Papua Barat, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Kamis, 14 Oktober 2021.
 
 
Dalam perjalanan pulang Wapres mendadak berhenti menemui pedagang buah di kawasan Pondok Pinang, yang berada di sebelah Kantor Gubernur Papua Barat. Saat berdialog dengan para pedagang buah, Menaker Ida Fauziyah langsung memborong habis buah Alpukat Mentega yang berada di sebelahnya. 
 
"Saya beli semua alpukatnya, ya Bu, untuk oleh-oleh," kata Ida Fauziyah
 
Dorkat (62) pedagang buah alpukat dan pinang merasa senang alpukatnya diborong habis Ida Fauziyah. Didampingi tiga anaknya Dewi dan Desi (8) dan Danil (11), Dorkat mengaku telah berdagang selama tiga tahun di kawasan Pondok Pinang.
 
"Puji Tuhan, Terima kasih Bu Menteri sudi mampir untuk membeli alpukat mentega kami," kata Dorkat.
 
 
Ada lima kabupaten yang menjadi prioritas penanggulangan kemiskinan ekstrem di 2021, yaitu Teluk Wondama, Teluk Bintuni, Tambraw, Maybrat, dan Manokwari Selatan. 
 
Saat membuka rapat, Wapres Ma'ruf Amin menyampaikan beberapa hal penting terkait progres pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat untuk diketahui seluruh lapisan masyarakat di Papua Barat. 
 
"Sesuai arahan Bapak Presiden bahwa percepatan pembangunan wilayah Papua harus memberikan perubahan nyata dan hasilnya benar-benar dapat dirasakan manfaatnya khususnya bagi Orang Asli Papua (OAP)," ujar Wapres. 
 
 
Wapres menjelaskan bahwa sebagai wujud komitmen pemerintah untuk mempercepat pembangunan di wilayah Papua, kebutuhan pendanaan dalam Rencana Aksi dan Quick Wins tersebut telah dimuat pada APBN Tahun Anggaran 2021, yang secara umum telah dialokasikan melalui pendanaan sektoral kementerian/lembaga, serta pendanaan transfer ke daerah dan dana desa (TKDD). 
 
"Tujuh fokus pembangunan kesejahteraan yaitu penanggulangan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan, peningkatan layanan kesehatan, pembangunan infrastruktur dasar, penguatan usaha kecil dan menengah, peningkatan ketenagakerjaan, dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs)," katanya. ***
 

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Perlindungan Data Pribadi Sangat Penting

Selasa, 7 Februari 2023 | 19:25 WIB
X