Selebgram Kabur dari Karantina, Profesor Zubairi: Jangan Merasa Punya Privilese!

- Jumat, 15 Oktober 2021 | 16:41 WIB
Tangkapan layar akun instagram selebgram Rachel Vennya. (Kartika SM)
Tangkapan layar akun instagram selebgram Rachel Vennya. (Kartika SM)

JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com, Kabar kaburnya selebgram atau influencer Rachel Vennya dari karantina Wisma Atlet setelah mendarat dari Amerika Serikat membuat sejumlah pihak bereaksi keras. Tak terkecuali Ketua Satgas Covid-19 IDI Profesor Zubairi Djoerban.

Menurutnya, siapapun tidak bisa meninggalkan prosedur karantina pasca berpergian dari luar negeri karena alasan apapun. Zubairi juga mengingatkan tanpa proses karantina, kedatangan seseorang dari luar negeri ke Tanah Air sangat berisiko.

"Siapapun anda yang diduga selebgram dan diduga kabur, serta diduga dibantu petugas. Anda tidak dapat meninggalkan karantina atas alasan apapun. Hal itu menempatkan risiko bagi masyarakat. Apalagi jika anda datang dari negara berisiko super tinggi. Jangan merasa punya privilese," tegasnya dalam unggahan instagramnya @profesorzubairi Kamis, 14 Oktober 2021.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialisasi Hematologi Onkologi Medik ini juga berharap sorotan publik atas kasus Rachel Vennya akan membuat penerapan protokol Covid-19 makin baik. Meski tidak menyebut nama secara jelas, dokter yang aktif di media sosial ini memasang pemberitaan soal Rachel Vennya dalam postingannya itu.

Baca Juga: Tinjau Vaksinasi di Surabaya, Kapolri: Datangi dan Layani Warga yang Ada Di Titik Tak Terjangkau

Postingan itu juga dibanjiri 2.500 likes dari audiens dan mengundang 166 komentar. Banyak diantaranya mengkritik sikap Rachel Vennya yang diduga kabur dari Wisma Atlet dengan bantuan oknum TNI itu.

Rachel Vennya melakukan perjalanan ke Amerika Serikat selama 1 September sampai 20 September 2021. Hal ini terlihat dari unggahan di akun instagramnnya @rachelvennya. Kemudian, tanggal 24 September, ibu dua anak itu mengunggah foto perayaan sang buah hati. Artinya, tidak sampai 8 hari sejak kedatangan dari negeri Paman Sam, Rachel sudah berkumpul bersama keluarganya.

Postingannya tersebut bahkan mengundang tanya netizen. Akhirnya, dugaan dirinya kabur dari masa karantina pun menyeruak ke publik. Seperti diketahui, pemerintah menetapkan prosedur ketat bagi kedatangan dari luar negeri demi mencegah masuknya varian baru dan penyebaran Covid-19. Salah satunya adalah kewajiban karantina di tempat yang ditentukan pemerintah selama 8 hari. Namun, baru-baru ini pemerintah mempersingkat masa karantina menjadi 5 hari.***

Editor: Arif Muhammad Iqbal

Tags

Terkini

Himpuh Kecam Keras KKP Kelas I Juanda

Kamis, 29 September 2022 | 05:55 WIB

PDIP Siap Punya Capres Sendiri

Rabu, 28 September 2022 | 20:37 WIB

Petani Berjasa Jaga Tingkat Inflasi

Rabu, 28 September 2022 | 19:12 WIB

Soundrenaline 2022 Pulang di Haribaan Jakarta.

Rabu, 28 September 2022 | 19:10 WIB

Peserta Pemilu Dituntut Penuhi Ekspektasi Pemilih Muda

Rabu, 28 September 2022 | 17:12 WIB

Masyarakat Diminta Jaga Laut Bali Tetap Bersih

Rabu, 28 September 2022 | 15:54 WIB
X